Puluhan Outlet Mitsubishi Tetap Beroperasi Selama PSBB Share this
Berita Mobil
Mode baca

Puluhan Outlet Mitsubishi Tetap Beroperasi Selama PSBB

Adi Hidayat
pada 12 Mei 2020

JAKARTA – Puluhan outlet Mitsubishi tetap buka melayani pelanggan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal ini karena sejumlah outlet Mitsubishi telah diberi ijin khusus oleh Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk tetap beroperasi. Dengan demikian, pelanggan Mitsubishi masih bisa mendapatkan layanan maksimal.

<related> “Sejumlah dealer kami sudah mendapatkan ijin khusus dari Kemenperin sehingga kami tetap dapat memberikan pelayanan kepada konsumen,” terang Ronald Reagan, Head of After Sales Planning & Marketing Department MMKSI.

Jumlah outlet yang dibuka pun terbilang banyak. Sedikitnya ada 76 outlet dari 3 region di Indonesia yang tetap beroperasi meski berada di masa PSBB. Region 1 yang meliputi Jabodetabek dan Jawa Barat menjadi wilayah dengan outlet buka terbanyak. Tercatat ada 52 dealer yang dipastikan tetap beroperasi selama PSBB.

Selanjutnya di region 2 yang meliputi Jawa Tengah, Jawa Timur dan Bali ada 9 dealer buka dan 1 dealer dalam proses perijinan. Sedangkan Region 3 yang meliputi Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan Indonesia Bagian Timur sudah membuka 15 dealer dan 2 dealer lain dalam proses.

Dealer-dealer tersebut beroperasi normal namun tetap mendukung program physical distancing yang telah digaungkan Pemerintah. Untuk itu, seluruh karyawan dan pelanggan yang datang ke dealer diwajibkan untuk menjaga jarak, menggunakan masker dan diperiksa suhu tubuh sebelum memasuki ruangan.

Guna mengurangi risiko terjadinya kerumunan, maka dealer juga menghimbau kepada pelanggan agar melakukan booking service bagi yang hendak merawat kendaraannya. Dengan melakukan booking service akan membuat pelanggan tidak antri lama dan suku cadang kendaraan sudah siap. Dengan demikian, waktu pekerjaan akan menjadi lebih cepat.

“Saya menghimbau kepada pelanggan untuk tetap melakukan service booking sebelum datang ke bengkel. Dengan demikian perawatan akan lebih terencana,” pungkasnya. [Adi/Ari]


Komentar