Proving Ground PT Gajah Tunggal Sedot Rp 1,3 Triliun Share this
Berita Mobil
Mode baca

Proving Ground PT Gajah Tunggal Sedot Rp 1,3 Triliun

Denny Basudewa
pada 20 Mei 2016

KARAWANG - Diresmikan hari ini, investasi yang dikeluarkan PT Gajah Tunggal Tbk untuk mendirikan Proving Ground di wilayah Karawang menyedot dana sebesar Rp 1,3 triliun.

Manajemen mengklaim fasilitas yang dibangun sejak Maret 2013 tersebut mengaplikasi teknologi dan sensor canggih untuk memeriksa kualitas ban produksi perusahaan.

“Ini merupakan proving ground hi-tech pertama di Indonesia dan bahkan Asean. Di luar negeri, fasilitas serupa baru ada di Jepang dan Eropa," kata Presiden Direktur Gajah Tunggal Christoper Chan.

Proving Ground PT Gajah Tunggal Direksi PT Gajah Tunggal Memperlihatkan Maket Proving Ground

Christoper menyebut, fasilitas uji ban yang diselesaikan perusahaan tahun ini diperuntukkan bagi ban kendaraan penumpang. Rencananya, Gajah Tunggal akan menanamkan investasi lebih besar untuk membangun fasilitas uji tahap kedua khusus kendaraan off-road. Sayangnya, dirinya tidak mau mengungkapkan kapan fasilitas tahap kedua tersebut akan mulai dibangun.

Direktur Gajah Tunggal Catharina Widjaja menambahkan, perseroan optimistis fasilitas uji ban bakal membantu mendongkrak penjualan ban perusahaan. Pasalnya dengan hanya menjual ban yang telah lolos uji kualitas, hal tersebut bisa meningkatkan kepercayaan konsumen atas kualitas ban Gajah Tunggal.

“Termasuk meningkatkan penjualan ban sebagai original equipment manufacturer/OEM ke pabrikan otomotif,” kata Catharina.

Dengan adanya fasilitas proving  ground ini, diharapkan proses pengembangan dan peluncuran berbagai produk ban baru PT Gajah Tunggal Tbk menjadi lebih singkat. Hal ini juga menjadikan produsen ban tersebut semakin percaya diri memenangkan persaingan di pasar domestik dan global. Selain dipergunakan sebagai sarana pengetesan produk-produk ban perusahaan, fasilitas “proving ground” ini juga dapat digunakan untuk menguji berbagai purwarupa (prototype) dan kendaraan baru  yang diproduksi oleh berbagai APM (Agen Pemilik Merek)  yang menjadi partner PT Gajah Tunggal Tbk. [Dew/Ikh]


Komentar