Ponsel Huawei nova Emban Tugas Berat di Indonesia Share this
Gadget
Mode baca

Ponsel Huawei nova Emban Tugas Berat di Indonesia

Denny Basudewa
pada 01 Agustus 2018

Foto: Huawei nova 3i

JAKARTA – Huawei nova 3i yang baru diluncurkan kemarin, dibebani tugas berat yakni meraih posisi tiga besar pasar Tanah Air.

Sebagai produsen ponsel asal China, brand Huawei di Indonesia belum terlalu populer. Bahkan mereka hanya mampu meraih pangsa pasar sebesar 7 persen. Masuknya nova 3i, Huawei berharap bisa meraup lebih banyak konsumen.

Di negara asalnya, Huawei terus menunjukkan progres positif setiap tahunnya. Pada 2017, mereka telah membukukan penjualan produk sebanyak 153 juta unit. Tahun ini, produsen asal negeri Tirai Bambu tersebut menargetkan penjualan sebanyak 200 juta unit.

Guna mewujudkan target tersebut, Huawei Indonesia berencana untuk merambah pasar Indonesia. Tidak main-main, mereka mengincar posisi tiga besar melalui produk terbarunya yakni nova 3i. Artinya Huawei mengincar posisi Advan yang saat ini bercokol di tiga besar.

"Di Indonesia kami butuh brand image yang kuat. Huawei nova 3i cocok karena memberi fitur premium di segmen medium, sehingga konsumen muda bisa merasakan benefit dari produk kami,” jelas Lo Khing Seng, Deputy Country Director Huawei Indonesia Consumer Business Group.

Untuk diketahui, Samsung masih menguasai penjualan smartphone di Indonesia pada 2017 dengan menguasai market share sebesar 31,8 persen. Sementara posisi kedua dihuni oleh Oppo dengan market share 22,9 persen.

Menariknya Advan selaku produsen smartphone lokal menempati posisi ketiga dengan market share sebesar 7,8 persen. Tempat keempat dan kelima dihuni oleh Asus dan Vivo dengan penguasaan pasar sebesar 6,5 persen dan 6 persen. [Dew/Ari]


Komentar