Piaggio Group Patenkan Sayap Aerodinamis Aktif Share this

Piaggio Group Patenkan Sayap Aerodinamis Aktif

Denny Basudewa
pada 18 Mei 2020

Foto: Winglet Piaggio

PONTEDERA – Piaggio Group mengembangkan fitur keselematan produk-produknya dan memagarinya dengan paten khusus.

Pabrikan motor asal Italia tersebut dikabarkan tengah mengembangkan sistem aerodinamis kendaraan khususnya roda-dua. Dengan menyematkan teknologi canggih di dalamnya, sistem tersebut nampaknya akan ditularkan pada kendaraan berperforma lansirannya seperti Aprilia RSV4 Superbike.

Piaggio Group mengembangkan winglet atau sayap kecil yang populer di kejuaraan MotoGP beberapa tahun lalu. Teknologi winglet sendiri saat ini terus berkembang dinamis. Bentuknya tidak hanya kecil namun menyesuaikan dengan fungsinya.

Winglet sendiri memiliki fungsi memberikan kenyamanan pada pengendara ketika memasuki tikungan atau melintasi jalur bergelombang. Winglet memberikan daya tekan atau downforce pada kendaraan sehingga tetap stabil saat kecepatan tinggi.

Komponen kecil yang dikembangkan Piaggio Group bersifat aktif. Lebih jauh perangkat ini bisa diatur oleh pengendara menyesuaikan dengan kebutuhan. Winglet buatan Piaggio dapat disesuaikan dengan kondisi jalan yang sedang dilewati.

Pada gambar paten yang dilansir, winglet terlihat dipadankan dengan Piaggio MP3. Skuter matik beroda-tiga tersebut akan menggunakan sayap kecil yang mengatur kestabilan kendaraan. Namun gosip yang beredar, benda itu juga akan disematkan pada RS660 yang baru dipamerkan pada EICMA 2019.

Winglet yang pertama kali digunakan oleh Ducati di MotoGP, terus mendapat perhatian banyak pabrikan motor. Komponen mungil ini terbukti mampu membuat performa motor lebih stabil sehingga membuahkan prestasi.

Saat ini dikabarkan tidak hanya Piaggio Group yang tengah mengembangkan sistem winglet. Honda, BMW Motorrad, KTM hingga Kawasaki juga ikut mengembangkan perangkat ini. [Dew/Idr]


Komentar