Pertamina Anjurkan Pemudik Selalu Isi BBM Penuh saat Mudik Share this
Tips
Mode baca

Pertamina Anjurkan Pemudik Selalu Isi BBM Penuh saat Mudik

Indra Prabowo
pada 17 Mei 2019

Foto: SPBU Pertamina (ilustrasi)

JAKARTA – Pertamina mengajak para pemudik yang menggunakan kendaraan bermotor (mobil dan sepedamotor) agar selalu mengisi BBM (bahan bakar minyak) hingga penuh meski baru turun 1 atau 2 bar.

“Kita tidak bisa memprediksi kondisi jalan di depan kita, apakah macet parah atau lancar. Jadi jika Anda bertemu dengan SPBU, SPBU Modular, Kios Pertamina Siaga, atau Mobil Tanki PTO Dispenser, langsung isi BBM (bahan bakar minyak) hingga penuh walau indikator-nya baru turun 1-2 bar (batang),” kata Dewi Sri Utami, Unit Manager Communication Relations Pertamina Marketing Operation Region (MOR) III - Banten, Jakarta, & Jawa Barat.

"Jangan menunggu hingga indikator BBM mobil kita menunjukkan di bawah 50%. Kita mesti antisipatif dalam kondisi mudik Lebaran."

Dewi menjelaskan selama arus mudik Pertamina MOR III memiliki 7 SPBU Reguler (KM19, KM39, KM57, KM102, KM166, KM207, KM228), 7 Kios Kemasan (KM33, KM50, KM59, KM86, KM102, KM130, KM207), 4 Mobile Dispenser (KM86, KM102, KM130, KM207) di sepanjang tol Jakarta – Pejagan.

Sedangkan saat arus balik Pertamina MOR III menyediakan 7 SPBU Reguler (KM229, KM208, KM164, KM101, KM62, KM42, KM6), 8 Kios Kemasan (KM208, KM130, KM86, KM77, KM71, KM58, KM52, KM34), 3 Mobile Dispenser (KM130, KM86, KM32), dan 3 Modular (KM130, KM86, KM32) di tol Pejagan – Jakarta.

Untuk jalan tol Jakarta – Merak dan sebaliknya, yang masih dalam kawasan kerja MOR III, tersedia masing-masing 3 SPBU Reguler.

Satgas Pertamina MOR III masih memiliki 50 unit sepedamotor yang siap mengantarkan BBM non-subsidi kemasan di lokasi konsumen jika terjebak kemacetan parah.

Pertamina memprediksi puncak konsumsi bensin pada mudik Lebaran 2019 akan terjadi pada 2 Juni (H-3) sebesar 37% dari kondisi normal (26.756 kiloliter/hari). Konsumsi bensin akan meningkat saat puncak arus balik, 9 Juni 2019, dengan kenaikan 22% dari kondisi normal. [Idr]    

 


Komentar