Perawatan New Triton Lebih Murah dari Kompetitor Share this
Berita Mobil
Mode baca

Perawatan New Triton Lebih Murah dari Kompetitor

Denny Basudewa
pada 03 Juli 2019

Foto: New Triton

JAKARTA – New Mitsubishi Triton generasi keenam masuk ke Indonesia, dengan mengusung sejumlah pembaruan baik di sektor mesin hingga kemampuan menjelajahnya.

Secara keseluruhan, berbagai fitur pada model baru ini mendapatkan perbaikan signifikan terhadap durabilitas dan keandalan yang dibutuhkan oleh pengguna komersial. Selain itu kenyamanan dan pengalaman berkendara yang dicari oleh pengguna pribadi.

“Selama 40 tahun, Mitsubishi Motors telah mengembangkan banyak pick-up tangguh yang telah dibuktikan dengan uji durabilitas di medan berat sebenarnya. Lebih dari 4,9 juta unit Triton telah dibuat dan dipercaya oleh penggunanya di seluruh dunia,” ucap Naoya Nakamura, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) di Jakarta (02/07/2019).

Di Indonesia Triton telah terjual sebanyak 11.591 unit pada 2018. Raihan ini membuatnya menjadi pemimpin di segmen double cabin 4x4 dengan meraih lebih dari 63 persen. Produk baru MMKSI tersebut juga dikatakan memiliki cost of ownership lebih murah dari kompetitornya.

Hal ini didukung dengan penggunaan mesin baru yang lebih andal. Jantung mekanis dengan kode 4N15 berkapasitas 2.4-liter ini diklaim tidak hanya bertenaga, namun lebih murah dalam hal perawatan.

“Seluruh ubahan pada New Triton membuat periodical maintenance cost lebih murah 14 persen dari kompetitor. Ini akan membuat konsumen yang menggunakan Triton baik fleet maupun pribadi lebih diuntungkan,” ucap Irwan Kuncoro, Director of Sales & Marketing Division PT MMKSI.

Untuk diketahui, persaingan di kelas pickup double cabin di Indonesia, Triton berhadapan dengan Toyota Hilux. Produk Toyota tersebut hanya mampu meraih pangsa pasar sebesar 28 persen dari total keseluruhan market 18.262 unit pada 2018.

Disebutkan bahwa biaya perawatan new Triton hingga 100 ribu kilometer, konsumen mendapatkan benefit senilai Rp 8.430 juta. Data ini merupakan hasil komparasi dengan kompetitor yang dilakukan oleh pihak MMKSI. [Dew/Idr]


Komentar