Penyebab Disfungsi Fitur Start/Stop Engine Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Share this
Berita Mobil
Mode baca

Penyebab Disfungsi Fitur Start/Stop Engine Suzuki Ertiga Diesel Hybrid

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 08 Februari 2017

Foto: Suzuki Ertiga Diesel Hybrid

BOGOR - Suzuki Ertiga Diesel Hybrid dilengkapi teknologi SHVS (Smart Hybrid Vehicle by Suzuki). Keunikan dari SHVS adalah tersimpannya Integrated Starter Generator (ISG) yang tidak dimiliki mobil sekelas.

Perangkat ini seterusnya membuat new Ertiga Diesel memiliki fitur start/stop engine. Fitur itu sendiri dapat diaktifkan atau tidak sesuai kebutuhan pengemudi melalui tombol yang ada di dashboard.

ISG sendiri secara otomatis menghentikan kerja pada ruang bakar saat mesin kendaraan idle atau statis dalam jangka waktu tertentu. Dan selanjutnya dapat menghidupkan mesin sepersekian detik saat pedal kopling diinjak.

Suzuki Ertiga Diesel Hybrid Tombol start/stop engine (kedua dari kiri)

Harold Donnel, Head of Product Development and Accessories PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) memaparkan, ada sejumlah masalah yang membuat fitur mengalami disfungsi pada sistem start/stop engine. Hal itu menyebabkan mesin tidak bisa mati secara otomatis meski tombol start/stop engine telah ditekan.

Penyebabnya adalah sabuk pengaman pengemudi tidak terpasang, pintu tidak tertutup rapat, kopling diinjak dan tidak dalam posisi gear netral. Apabila ini sudah terpenuhi rasanya fitur start/stop engine akan bekerja sempurna.

Kegagalan kerja fitur start/stop engine itu lainnya adalah daya baterai kurang dari 60 persen. Suzuki Ertiga Diesel SHVS menggunakan baterai 70 Ah (Ertiga bensin 35-40 Ah) dan sensor elektrik baterai yang berfungsi mengecek kondisi baterai.

Memang Suzuki tidak menyertakan indikator level baterai di panel instrumen yang seharusnya sebagai panduan bagi pengendara. Akan tetapi, pemilik jangan merasa khawatir. Sebab, ISG menjaga baterai tetap dalam kondisi prima.

Normalnya baterai ini mampu bertahan sampai dua tahun pemakaian. [Ikh]


Komentar