Pengendara BMW Kian Terhubung Berkat ConnectedDrive Share this

Pengendara BMW Kian Terhubung Berkat ConnectedDrive

Denny Basudewa
pada 31 Juli 2016

Foto: Fitur BMW Connected yang mempermudah pengendara

MUNICH – Pengendara BMW kini semakin terkoneksi dengan kendaraannya berkat fitur BMW Connected.

Meluncur Agustus mendatang, BMW Connected dikenalkan untuk beberapa negara terpilih guna memberikan pengalaman berkendara yang mendukung segala aspek mobilitas penggunanya. Menggunakan platform yang fleksibel dan disebut Open Mobility Cloud, fitur ini menghubungkan kendaraan dengan pemilik melalui beberapa perangkat gadget seperti iPhone atau Apple Watch.

Versi perdana dari fitur ini dikembangkan berdasarkan manajemen perjalanan bagi kendaraan. Hal ini diyakini mempermudah pengemudi mengatur kegiatan sehari-hari, seperti memilih jalan tercepat hingga pengingat janji dengan klien.

BMW Connected diharapkan dapat membuat pengendara terlepas dari faktor stress dalam berkegiatan rutin.

“Selama bertahun-tahun, digitalisasi telah memegang peranan penting dalam berkendara. Pelayanan dalam bentuk digital akan membuat kita terhubung sepenuhnya dengan dunia, tidak peduli Anda sedang di dalam kendaraan atau di rumah.”

“Kendaraan akan berubah menjadi alat pintar yang menghubungkan kendaraan, dan mampu menyediakan setiap kebutuhan dari konsumen. Ini merupakan versi pertama dari fitur BMW Connected yang menginspirasi,” jelas Dieter May, Senior Vice President Digital Services and Business Model BMW Group.

Fitur dari BMW Connected juga dapat mengingatkan pengendara untuk segera berangkat beraktivitas. Dengan memberikan notifikasi pada perangkat pintar konsumen, mobil bahkan telah memperhitungkan kondisi lalu lintas. Hal ini mampu membuat pengendara terjebak macet.

Fitur ini juga dapat diakatifkan dengan mudah. Cukup dengan satu sentuhan, konsumen dapat merasakan nikmatnya asistensi dari sebah kendaraan nan pintar. Bahkan BMW telah mengatur agar fitur ini dapat mengambarkan seseorang yang di tempat tujuan.

Alat ini juga dapat mengaktifkan pengatur suhu ruang kabin, mengunci dan membuka pintu, mengaktifkan klakson dan headlight flasher. Saat konsumen meninggalkan kendaraan pada suatu tempat (parkir), fitur BMW Connected juga sangat membantu menemukan lokasi mobil.

Fitur ini dibuat menggunakan platform Microsoft Azure, sementar data pemilik kendaraan disimpan pada tempat berbeda. Hal ini diyakini mampu memberikan perlindungan terhadap data milik konsumen.

BMW Connected ini telah dikenalkan di Amerika Serikat sejak Maret silam. Bulan depan, fitur ini akan tertanam di mobil-mobil BMW yang dijual di Jerman, Austria, Inggris, Italia, Prancis, Swiss, Belgia, Spanyol, Belanda, Denmark, Republik Ceko, Norwegia, Polandia, Portugal, Swedia, Finlandia, Irlandia, dan luxemburg. [Dew/Ikh]


Komentar