Pembalap Indonesia Bergerak Bantu Palu Share this
Balap Lain
Mode baca

Pembalap Indonesia Bergerak Bantu Palu

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 02 Oktober 2018

BOGOR - Puluhan pembalap Indonesia bersatu melakukan gerakan membantu korban bencana gempa dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah.

Bagi pembalap, sirkuit merupakan arena bertarung paling nyata untuk membuktikan siapa yang terbaik. Wajar jika adu kontak dan argumen kerap kali terjadi di seputaran lintasan.

Apalagi, masing-masing punya misi mengangkat nama pribadi, tim bahkan brand motor yang mereka tunggangi. Tapi, semua idealisme itu ditutup rapat-rapat dari lubuk hati mereka ketika berbicara kemanusiaan.

Seperti kita ketahui, pekan lalu wilayah di Tanah Air, khususnya Sulawesi Tengah baru saja mengalami bencana gempa bumi dan tsunami cukup hebat. Beberapa daerah seperti di Palu dan Donggala menjadi kawasan yang terkena dampak besar. Beberapa sumber menyebutkan jumlah korban jiwa di wilayah tersebut mencapai 1.203 orang (data ACT, Senin (1/10).

Tentu saja hal ini juga membuat miris pelaku balap Tanah Air. Atas dasar itu pula akhirnya tercetus ide untuk membentuk gerakan peduli Palu tersebut. Pemandangan ini terlihat ketika Wahyu Aji seketika rajin berjualan. Rupanya ini adalah cara mereka (pembalap) untuk melakukan penggalangan dana.

"Ide untuk membuat gerakan ini awalnya muncul dari Achos Lalang (mekanik tim 549 Kaboci Racing) yang juga orang Sulawesi. Dia bilang supaya kita (para pembalap) coba berikan donasi," kata Wahyu Aji kepada Otospirit.com

Setelah berdiskusi, akhirnya diputuskan caranya adalah dengan menjual peralatan balap mereka. Sebagai langkah lanjutannya, Wahyu Aji mengatakan mereka sepakat mengundang para pembalap ke dalam grup WhatsApp. Dan, Wahyu Aji lah yang ditetapkan sebagai admin marketing dari puluhan pembalap tersebut.

"Saya dihubungi sama bang Fadly (Mohammad Fadly Immamuddin) supaya saya saja yang jadi admin. Alasannya karena pengikut (followers) saya di Instagram paling banyak. Berhubung saya sedang libur setelah balapan Yamaha Endurace Festival, jadi saya terima dengan senang hati," tuturnya lagi.

Kemarin, para pembalap pun mulai mengirimkan foto barang jualannya untuk kemudian diunggah ke akun media sosial. Produk yang dijual pun beragam mulai dari helm, sarung tangan, sepatu hingga wearpack. Wahyu Aji mengatakan semua produk ini masih sangat layak pakai dan spesial.

Sebut saja helm dari Rheza Danica, Andy Muhammad Fadly, Awhin Sanjaya, Syahrul Amin, Richard Taroreh, Rusman Fadhil, Fitriansyah Kete atau wearpack milik Rey Ratukore, Rafid Topan, Galang Hendra dan tentunya baju balap Wahyu Aji.

"Untuk harga kami sepakat dipukul rata. Helm harganya Rp 1 juta, wearpack Rp 5 juta dan sarung tangan dengan harga sukarela yang penting niat untuk membantu karena 100% hasil penjualan ini akan didonasikan ke sana," terang pembalap asal Ajibarang, Banyumas, Jawa Tengah.

Menariknya, sejak berjualan kemarin, respon pembeli sangat tinggi. Ia mengatakan dalam 8 jam sudah berhasil mengumpulkan uang sebesar Rp 21.150.000. Wahyu menyebut program penjualan masih berlanjut setidaknya dalam sepekan ini.

"Masih ada pembalap yang akan menyumbangkan barang pribadinya seminggu ini. Harapannya, kami pembalap Indonesia bisa memberikan donasi sebanyak-banyaknya. Tapi, yang terpenting ini bisa memberikan manfaat untuk saudara kami di Palu dan sekitarnya. Mohon dukungannya," tutup Wahyu Aji. [Ary/Ari]


Komentar