Panglima TNI Ingin Beli Ribuan Motor Listrik Gesits Share this
Berita Mobil
Mode baca

Panglima TNI Ingin Beli Ribuan Motor Listrik Gesits

Ary Dwinoviansyah
pada 14 November 2018

JAKARTA - Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto tertarik membeli motor listrik Gesits untuk dijadikan kendaraan operasional.

Baru-baru ini, Gesits diundang masuk ke Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Sang presiden Joko Widodo juga berkesempatan menguji langsung motor buatan anak negeri tersebut. Bahkan, pihak Gesits sudah menyerahkan 10 unit motor listrik itu kepadanya.

Antusias terhadap Gesits rupanya tak hanya berhenti di Jokowi. Panglima TNI juga menyatakan ketertarikannya terhadap Gesits. Hal tersebut dituangkannya melalui cuitan di media sosial sebagai berikut:

"Yth. Bapak Presiden Jokowi,

Setelah saya melihat foto Bapak mengendarai sepeda motor bermerek GESITS karya anak bangsa ini, muncul ide mengalokasikan beberapa ribu unit untuk operasional Babinsa.

Infrastruktur listrik di pelosok desa akan memudahkan proses pengisian baterenya,"

Gayung pun bersambut, pihak Gesits yang diwakili Harun Sjech selaku Direktur Utama PT Gesits Technologies Indo (GTI) memberikan jawaban seputar niatan Panglima TNI itu. Pihaknya bahkan berencana memamerkan Gesits kepada Hadi.

"Terima kasih atas perhatian dan ide bapak panglima. Ini sangat baik sekali untuk pengembangan industri nasional. Apabila berkenan, mohon waktu untuk audiensi Gesits dengan bapak," tulis Harun, kemarin (12/11).

Hadi pun membalas dan mengparesiasi inisiatif Harus dan PT GWI. Hadi menyebut akan mengatur jadwal presentasi Gesits dalam waktu dekat.

"Staff saya yang akan menghubungi untuk pengaturan jadwalnya. Jangan lupa bawa motornya juga," tulis Hadi.

Gesits merupakan motor listrik yang dirancang, diproduksi dan diproduksi oleh anak bangsa. Satu-satunya komponen yang masih menggunakan produk buatan luar negeri hanyalah baterai.

Komponen tersebut masih terus digodok bersama Pertamina untuk bisa memproduksinya di dalam negeri. Gesits juga sudah mengaplikasi teknologi Adaptive Digital Display (ADD), berupa dashboard dengan telepon pintar layar sentuh berukuran 5,8 inci. [Ary/Ari]


Komentar