Norton Motorcycles Dijual Karena Masalah Keuangan Share this
Berita Motor
Mode baca

Norton Motorcycles Dijual Karena Masalah Keuangan

Denny Basudewa
pada 31 Januari 2020

LEICSTER – Norton Motorcycles terdaftar ke lembaga administrasi Inggris untuk segera menemukan pemilik baru.

Manufaktur sepedamotor asal Inggris tersebut dikatakan telilit masalah pajak sejak awal Januari 2020. Seorang administrator di negeri Ratu Elizabeth diutus untuk mengatur ulang bisnis Norton mulai menghitung jumlah hutang yang dipikul perusahaan tersebut.

“Sebagai administrator bersama, kami mengambil seua langkah yang diperlukan untuk memastikan pelanggan, staf dan pemasok didukung oleh proses administrasi,” kata Lee Causer, BDO Business Restructuring Partner.

Dilansir Telegraph, Norton memiliki nilai penjualan Rp 119 miliar. Namun perusahaan ini hanya mampu menghasilkan Rp 599 juta sebelum pajak. Norton sendiri saat ini memiliki 100 pegawai dan nasib mereka masih belum jelas ke depannya.

Seorang pengimpor Norton asal Australia yakni James Mutton dari Brisbane Motorcycles mengatakan, bahwa seluruh pelanggannya yang telah memesan kendaraan, akan mendapatkan pengembalian dana sepenuhnya.

Norton di Indonesia dipasarkan oleh PT Studio Bike Indonesia (SBI) sejak 2016. Mereka meresmikan dealer mungilnya di daerah Cilandak, Jakarta Selatan. Namun perrgerakkan Norton di Indonesia tidak pernah terdengar lagi hingga saat ini.

Norton Motorcycles adalah sepedamotor bercita rasa klasik yang terkenal dan memiliki sejarah panjang. Didirikan oleh James Lansdowne Norton di Birmingham, Inggris, pada 1898, Norton mulai memproduksi kuda besi pada 1902 dan bertahan hingga memasuki masa sulit awal Januari 2020. [Dew/Idr]


Komentar