Nissan Terjun ke Balapan Formula E Share this
Balap Lain
Mode baca

Nissan Terjun ke Balapan Formula E

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 19 Juli 2018

NEWYORK - Nissan akan terjun di arena balap Formula E Championship dan kiprah perdananya akan dilakoni pada Desember 2018 ini.

Tuntasnya musim balapan ke-4 Formula E di New York, Amerika Serikat (15/7) lalu, menjadi penanda masuknya Nissan ke kancah balap mobil listrik. Seperti pabrikan lainnya, Nissan juga ingin unjuk gigi memamerkan keunggulan teknologi mereka terhadap sebuah mobil balap.

Pada penutupan tersebut, Nissan juga mengumumkan bakal ikut balapan semusim penuh (13 seri) yang berlangsung di 12 negara. Debutnya pun akan dimulai pada 15 Desember 2018 mendatang di Ad Diriyah, Saudi Arabia.

Pihak Nissan mengatakan tengah fokus menghadapi putaran pertama itu. Sesi tes juga sudah dilakukan pada dua unit mobil yang akan mereka turunkan nanti. Pengujian ini dilakukan untuk memperlajari seperti apa kemampuan mobil sekaligus motor listrik baru buatan mereka.

Mobil Nissan Formula E diklaim sanggup mengeluarkan tenaga maksimal saat balapan sebesar 268 hp. Sementara akselerasinya dari 0-100 km/jam bisa dicapai hanya dalam waktu 2,8 detik saja.

"Keikutsertaan Nissan di musim ke-5 akan dimulai. Target kami adalah bisa mempersiapkannya dengan baik serta menerapkan dasar yang benar," kata Michael Carcamo selaku Direktur Global Motorsport sekaligus Direktur Sales & Marketing EV Nissan Amerika Utara.

Tidak hanya menyiapkan mobil terbaik, Ia juga mengaku terus memantau perkembangan balap Formula E secara langsung. Tak lupa pula mengintip sepak terjang calon pesaingnya sebagai bagian dari strategi mereka.

Bagi Nissan, kejuaraan ini bukan hanya menjadi arena kompetisi. Melainkan juga sebagai wadah bagi mereka menjalankan strategi Nissan Intelegent Mobility, bahwa kendaraan listrik juga layak digunakan untuk sehari-hari. Nissan Leaf merupakan salah satu contoh sukses dari pengembangan teknologi mereka.

"Kami akan menggunakan pengalaman terhadap electric vehicle (EV) kami dari jalanan ke sirkuit. Tapi, kami juga akan mengambil pelajaran yang didapat di trek agar bisa diterapkan pada kendaraan umum suatu saat nanti," tutup Carcamo. [Ary/Ari]


Komentar