Nissan BladeGlider, Sports Car yang Bukan untuk Dijinakkan Share this
Mobil Baru
Mode baca

Nissan BladeGlider, Sports Car yang Bukan untuk Dijinakkan

Indra Prabowo
pada 05 Agustus 2016

RIO DE JANEIRO – Prototipe Nissan BladeGlider akhirnya diperlihatkan di Brazil setelah muncul dalam bentuk konsep di Tokyo Motor Show 2013.

Nissan BladeGlider dipastikan tidak akan mengeluarkan emisi karena menggunakan tenaga listrik. Performanya tinggi layaknya sports car.

Desain unik dan aerodinamisnya bisa membawa 3 orang sekaligus (1+2). Sebagai salah satu perintis kendaraan otonom, Nissan menanam teknologi tersebut.

Tenaga mobil disuplai oleh baterai lithium-ion 220 kW 5 modul sementara sistem pendinginan dirancang ‘istimewa’ untuk 2 motor belakang dan baterai.

Menurut perhitungan Nissan, BladeGlider sanggup berakselerasi 0-100 kpj kurang dari 5 detik dan berlari hingga 190 kpj. Tenaga dan torsinya masing-masing 268 hp dan 707 Nm.

Karena mengantongi DNA sports car, bobot kendaraan ini terbilang ringan 1,3 ton, serta seatbelt 4-titik dengan jok-jok sporty.

Pengembangan Nissan BladeGlider dikerjakan oleh Nissan bersama Williams Advanced Engineering.

“Prototipe ini melambangkan dorongan Nissan untuk memperluas filosofi Intelligent Mobility (Mobilitas Cerdas), di mana kesenangan berkendara kawin dengan tanggungjawab lingkungan. Nissan yakin para penggemar (sports car) harus melihat ke depan kepada kendaraan-kendaraan tanpa-emisi.  Nissan BladeGlider adalah demonstrasi yang tepat. Ini adalah mobil listrik untuk para penggemar mobil,” kata Carlos Ghosn, President and Chief Executive Officer, Nissan Motor.

Oiya, Nissan mengingatkan kembali bahwa mobil ini bukanlah untuk ditaklukkan namun guna memberikan kesenangan, itulah mengapa sistem verctoring torsinya punya tiga pengaturan: mode off (mati), agile (lincah) dan drift. [Idr]

Lebih lanjut di Otospirit
Nissan BladeGlider, Sports Car yang Bukan untuk Dijinakkan


Komentar