NHTSA Dorong Produsen Mobil Kreatif Selesaikan Recall Airbag Takata Share this
Berita Mobil
Mode baca

NHTSA Dorong Produsen Mobil Kreatif Selesaikan Recall Airbag Takata

Indra Prabowo
pada 23 Juli 2018

Foto: Foto merupakan ilustrasi

WASHINGTON DC – Recall Takata airbag merupakan recall terbesar dan paling rumit di Amerika Serikat dan dunia.

Berdasarkan informasi dari U.S. Department of Transportation’s National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah ini melibatkan 19 produsen, 37 juta kendaraan dan 50 juta airbag di Amerika Serikat.

Oleh sebab itu NHTSA mendesak semua produsen mobil yang terkena dampak penarikan kantong udara Takata agar mengumumkan rencana mereka untuk mengganti semua airbag cacat di dalam kendaraan mereka di situs-situs resmi mereka.

"Ini sangat penting, para produsen mengambil setiap langkah yang ada untuk menjangkau setiap pemilik kendaraan dengan kantong udara mematikan, dan mengambil tindakan untuk memastikan bahwa kantong udara berbahaya diganti secepat mungkin," kata Deputi Administrator NHTSA Heidi King.

“Rencana pengumuman ke publik akan menjadi sumber daya bagi masyarakat dan kepada konsumen perorangan untuk mendukung penerapan recall yang efektif secara nasional.”

Heidi telah bertemu dengan para produsen mobil yang terkena dampak dan mendesak masing-masing untuk mempercepat upaya perbaikan kantong udara Takata yang rusak. Dia meminta agar rencana tersebut termasuk metodologi inovatif untuk memaksimalkan tingkat penyelesaian recall.

“Mereka harus belajar dari recall kali ini dan semuanya. dan berinovasi dan kreatif secara luas ketika menyusun rencana untuk lebih terlibat dengan konsumen dan komunitas dalam mengganti setiap kantong udara rusak terakhir di kendaraan,” kata King.

Dalam masalah ini NHTSA menggandeng dua institusi Independent Monitor of Takata serta Coordinated Remedy Program. Pada 2017 NHTSA meluncurkan kampanye yang ditargetkan secara geografis di delapan wilayah berisiko tertinggi untuk meningkatkan kesadaran publik di lokasi-lokasi tentang kantong udara berbahaya ini.

Badan ini juga terus memantau perkembangan sekaligus menginformasikannya via website khusus Takata Recall Spotlight sehingga masyarakat terinformasi. Selain itu mereka menggunakan saluran Facebook dan Twitter.

Takata Corporation sendiri telah berganti nama menjadi TKJP Corporation sejak 21 Juni 2018 setelah diakuisisi oleh perusahaan Amerika Serikat Key Safety Systems (KSS). [Idr]


Komentar