All-new Nissan Serena Belum akan Masuk Indonesia Share this
Mobil Baru
Mode baca

All-new Nissan Serena Belum akan Masuk Indonesia

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 18 Juli 2016

Foto: All-new Nissan Serena menyuguhkan teknologi masa depan.

JAKARTA - All-new Nissan Serena mencuri perhatian. Nissan menyuguhkan teknologi masa depan ProPILOT, sebuah teknologi canggih yang mampu melakukan aktivitas mengemudi sendiri dengan tepat menggunakan camera dan sensor-sensor.

All-new Nissan Serena bisa disebut sebagai MPV paling canggih di kelasnya. Nissan Jepang baru akan meluncurkan mobil ini bulan depan. Kira-kira kapan mobil ini masuk Indonesia?

Nissan Motor Indonesia (NMI) belum merencanakan kapan generasi kelima Serena akan masuk Indonesia. Jika harus masuk Indonesia, seharusnya kegiatan produksi Serena model saat ini sudah dihentikan untuk persiapan produksi generasi baru Nissan Serena.

"All-new Serena belum ada rencana diluncurkan di Indonesia. Kami masih fokus dengan Serena generasi sekarang yang jadi market leader. Serena saat ini market share-nya 40 persen, jadi masih sangat kompetitif," kata Budi Nur Mukmin, General Manager Marketing Strategy NMI di Jakarta.

Ketika disinggung soal Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS), yang digelar pada 11-21 Agustus 2016, apakah all-new Nissan Serena akan tampil di sana?

"Tidak akan, tahun depan juga enggak ada," ucapnya.

Menurut Budi Nissan Serena model saat ini masih sangat digemari masyarakat, penjualannya sekitar 150 unit per bulan. Nissan Serena dirakit di Indonesia. MPV pesaing Toyota Nav-1 dan Mazda Biante ini mempunyai kandungan komponen lokal hampir 30 persen. NMI berusaha meningkatkan kandungan lokal seiring dengan berjalannya produksi.

ProPILOT akan secara otomatis mengaktifkan rem hingga kendaraan berhenti sepenuhnya. Setelah berhenti, kendaraan akan tetap berhenti meski kaki pengemudi sudah tidak di pedal rem. Ketika siap melanjutkan perjalanan, ProPILOT baru akan aktif kembali ketika pengemudi menyentuh tombol lagi atau menekan pedal gas.

Rencananya teknologi ini akan dikenalkan pada model-model Nissan lain termasuk Nissan Qashqai yang akan diluncurkan di Eropa pada 2017. Sementara untuk teknologi mobil otonom dengan kemampuan pindah lajur secara otomatis akan hadir pada 2018. Teknologi mobil otonom yang mampu mengemudi di jalan perkotaan dan di persimpangan rencananya akan diluncurkan tahun 2020.

Kehadiran ProPILOT sejalan dengan visi Nissan yaitu menghindari pemakaian bahan bakar minyak dan menghindari kematian di jalan. Di bawah “Nissan Intelligent Mobility”, ProPILOT mempromosikan keselamatan dan menanamkan keselamatan pada pengemudi yang merupakan bagia dari “Nissan Intelligent Driving”. [Ikh/Ikh]


Komentar