BMW 7 Series Plug-in Hybrid Mewah dan Lebih Hijau Share this
Mobil Baru
Mode baca

BMW 7 Series Plug-in Hybrid Mewah dan Lebih Hijau

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 16 Juli 2016

Foto: New BMW 7 Series, sedan hybrid mewah terbaru dari BMW.

MUNICH - BMW menyediakan 7 Series berteknologi plug-in hybrid dengan sokongan sistem BMW eDrive.

New BMW 7 Series menggunakan mesin generasi terakhir 4-silinder dengan teknologi BMW TwinPower Turbo dan motor listrik. Paduan tersebut mampu menghasilkan tenaga sebesar 240kW/326 hp.

BMW 7 Series versi plug-in hybrid tersedia dalam tiga tipe yaitu BMW 740e iPerformance, BMW 740Le iPerformance long-wheelbase dan BMW 740Le xDrive iPerformance.

New BMW 740e iPerformance dengan long wheelbase menarik perhatian. Sedan mewah ini memiliki tingkat efisiensi bahan bakar bensin tinggi hingga 2,2-2 liter/100 km dan hanya mengeluarkan gas emisi sebanyak 50-45 g/km.

Untuk new BMW 740Le xDrive iPerformance hanya mengkonsumsi bahan bakar bensin 2,5-2,1 liter/100 km dan mengeluarkan gas emisi sebanyak 56-49 g/km. Dengan sistem all-wheel drive mampu menggabungkan tenaga mesin dengan motor elektrik secara permanen baik itu untuk ban depan maupun belakang.

Struktur kendaraan dari BMW eDrive di mana menggunakan Carbon Core seperti yang ada pada BMW i. New BMW 740e iPerformance, new BMW 740Le iPerformance dan new BMW 740Le xDrive iPerformance memiliki opsi tambahan yaitu anti-dazzle BMW Laserlight seperti pada BMW i8 plug-in hybrid sports car.

Sementara motor listriknya menghasilkan tenaga sebesar 83 kW/113 hp. Dikombinasikan dengan transmisi 8-speed Steptronic memastikan performa sedan plug-ini hybrid ini lebih efisien, perpindahan transmisi halus, responsif, nyaman dan merupakan yang terbaik di kelasnya.

BMW menyuguhkan 2 mode pilihan tenaga penggerak yang membuat sedan hybrid ini lebih menarik. Mode AUTO eDrive hybrid untuk memaksimalkan tingkat efisiensi dan lebih dinamis sedangkan mode MAX e-DRIVE memaksimalkan kemampuan motor listrik dan pengemudi dapat lebih merasakan hentakan mesin. Mode Max e-Drive dipastikan hanya menggunakan daya listrik dan bisa menempuh kecepatan 140 kpj dengan syarat baterai terisi penuh.

Penambahan mode Adaptive pada Driving Experience Control membuat sedan hybrid ini dapat dengan mudah beradaptasi terhadap gaya pengemudi. Baterai high-voltage lithium-ion dengan kapasitas 7,4 kWh yang terletak di bagian bawah tempat duduk belakang memberikan performa maksimal dengan tingkat keamanan baterai lebih tinggi. [Amo/Ikh]

Lebih lanjut di Otospirit
BMW 7 Series Plug-in Hybrid Mewah dan Lebih Hijau


Komentar