Tertutup Halo, Hamilton Merasa Tidak Perlu ada Desain Helm

MELBOURNE – Lewis Hamilton, pembalap F1 dari tim Mercedes mempertimbangkan untuk menghilangkan desain helmnya.

Pertimbangan tersebut Ia sampaikan karena halo, fitur keselamatan baru di mobil F1 telah membuat helmnya terhalang. Akibatnya, Ia sulit untuk dikenali dan mengenali pembalap lain. Padahal fitur ini dibuat untuk melindungi pembalap saat terjadi kecelakaan.

“Tidak ada gunanya bagi kami untuk mendesain helm saat ini, hanya membuang-buang cat saja. Ini (tidak mengecat helm) akan mengurangi berat,” ungkap Hamilton yang berhasil meraih gelar juara dunia F1 musim lalu.

Sementara itu Sebastian Vettel, pembalap Ferrari yang selama ini menjadi rival dari Hamilton memiliki pendapat serupa. Bedanya, memiliki ide untuk mengatasi sulitnya para pembalap mengenali satu sama lain saat bertanding.

“Kami harus diijinkan untuk mendesain halo. Kami tidak bisa bernegosiasi tentang posisi halo dan menempatkannya di belakang mobil. Jadi, mungkin sebaiknya kami diberikan kemudahan untuk mendesainnya. Tidak banyak, hanya beberapa elemen untuk membuatnya berbeda satu sama lain,” ungkapnya.

Meski banyak yang mengeluhkan fitur halo, namun Force India dan McLaren berhasil memaksimalkan fitur tersebut dengan mendapatkan sponsor dari sandal jepit. Dengan sponsor tersebut, mereka melakukan sedikit ubahan pada halo yang mereka gunakan.

Hal tersebut pun akhirnya ditiru oleh Ferrrari di saat-saat terakhir. Mesti tidak mendapatkan sponsor, namun setidaknya ada logo Ferrari di halo mereka. [Adi/Ari]