McLaren dan Honda Cerai

McLaren-dan-Honda
McLaren-dan-Honda

WOKING – Kerjasama antara McLaren dan Honda akhirnya resmi berakhir.

McLaren akhirnya memutuskan untuk meninggalkan mesin Honda dan memilih untuk menggunakan mesin dari Renault. Kerjasama ini dikabarkan akan berlangsung selama tiga tahun dan berakhir pada tahun 2020. Penggunaan mesin Renault diharapkan bisa memperbaiki perfoma tim McLaren ke depannya.

Team principal Zak Brown mengatakan bahwa pihaknya masih frustasi ketika pembalapnya gagal finish di GP Italia beberapa waktu lalu.

“Kami harus lebih kompetitif. Minggu ini menunjukkan bahwa kami tidak membuat peningkatan yang signifikan,” kata Zak setelah balapan berakhir.

Berakhirnya kerjasama antara McLaren dan Honda ini pun kemungkinan akan berdampak pada para pembalapnya. Fernando Alonso misalnya, Ia diperkirakan akan memperpanjang kontrakn karena akan mendapat mesin baru dengan perfoma lebih menjanjikan.

Ketika Honda dan McLaren kembali bekerjasama serta menggunakan jasa dari Fernando Alonso and Jenson Button sebagai pengemudi, ekspektasi dari penggemar F1 langsung sangat tinggi. Pasalnya, Honda dan McLaren pernah memiliki sejarah manis dengan Berjaya di akhir tahun 1980-an dengan pembalap mereka, Ayrton Senna dan Alain Prost.

Sayang, sejarah tidak bisa diulang dengan mudah. Tidak hanya gagal meraih podium, para pembalap pun harus bisa bersyukur bila mereka bisa berhasil finish. Hal ini terbilang cukup memalukan mengingat McLaren sebelumnya adalah sebuah tim besar dan langganan podium. [Adi/Ikh]