Suzuki GSX150 Bandit Masuki Tanah Pasundan

Suzuki
Touring Teman Satu Tujuan Suzuki GSX150 Bandit

PARIGI – Touring Teman Satu Tujuan Suzuki GSX150 Bandit menjalani etape ketiga dari Yogyakarta menuju Pangandaran, Jawa Barat.

Setelah pada etape pertama dan kedua para rombongan melintasi rute meliuk-liuk baik turunan dan tanjakan, kali ini Touring Teman Satu Tujuan Suzuki GSX150 Bandit, dihadapkan pada medan yang didominasi jalanan lurus.

Pilihan rute kali ini bisa dibilang membosankan karena para peserta hanya disuguhkan dengan lintasan lurus. Jalur yang berkelok-kelok baru didapati saat keluar dari wilayah Cilacap dan mulai memasuki kawasan Pangandaran, Jawa Barat.

Meskipun terbilang membosankan, namun pada etape ketiga kali ini para peserta bisa memacu Suzuki GSX150 Bandit hingga limitnya. Rata-rata para peserta Touring Teman Satu Tujuan membesut sang Bandit hingga kecepatan maksimal 130 kmj.

Hasil ini berbeda-beda berdasarkan bobot pengendara masing-masing. Tim Otospirit sendiri mencapai 134 km/jam dengan bobot 95 kg. Hasil tercepat bisa diraih pengendara lainnya, dengan bobot 50 kg mampu mencapai kecepatan 140 km/jam.

“Perjalanan touring yang kami adakan memilih variasi rute yang sangat beragam dan tetap menyenangkan. Banyak jalanan perbukitan yang berkelok-kelok, pesisir pantai yang mengasyikan dan jalur lurus mulus untuk menguji performa dan durabilitas Suzuki GSX150 Bandit,” ujar Zulfikar Rafi Al Ghany, BTL 7 Market Relation 2W Group Head PT SIS di Pangandaran (24/10/2018).

Rute kali ini meskipun terbilang membosankan namun tetap menuntut konsentrasi tinggi. Beberapa ruas jalan mulai dari Kebumen hingga Cilacap bergelombang dan sempit. Di sinilah Suzuki GSX150 Bandit membuktikan kenyamanannya.

Posisi berkendara yang lebih rileks dan jok yang lebih tebal, membuat para peserta tidak mudah letih. Dalam menghadapi trek bumpy atau bergelombang juga membutuhkan skill pengendara yang baik agar motor tetap stabil.

Touring Teman Satu Tujuan Suzuki GSX150 bandit etape ketiga ini menempuh jarak lebih dari 300 kilometer. Secara total para peserta telah menempuh jarak 800 kilometer sejak hari pertama (22 Oktober 2018).