Sepeda Motor Trail Listrik Viar Meluncur di Indonesia Akhir 2018 Share this
Motor Baru
Mode baca

Sepeda Motor Trail Listrik Viar Meluncur di Indonesia Akhir 2018

Insan Akbar
pada 09 Mei 2018

Bogor – Viar E-Cross, motor trail bertenaga listrik, diperlihatkan untuk pertama kalinya di hadapan media massa dan rencananya akan mengaspal secara resmi pada akhir 2018 atau paling lambat awal 2019.

E-Cross disingkap selubungnya pada Rabu (9/5/2018) di Gunung Pancar, Bogor, Jawa Barat.  Area Marketing Manager PT. Triangle Motorindo Haryadi menjelaskan ‘kuda besi’ satu ini dihadirkan demi meneguhkan komitmen Viar sebagai produsen plus penjual kendaraan-kendaraan listrik di Tanah Air, khususnya sepeda motor.

“Kami berharap kehadirannya menambah wawasan masyarakat Indonesia bahwa ada motor listrik yang bisa digunakan di dunia trail,” ujarnya dalam konferensi pers.

E-Cross bakal menjadi motor listrik kedua Viar di Indonesia. Sebelumnya, pabrikan sepeda motor asal Semarang, Jawa Tengah itu memasarkan skutik Q1 sejak Mei 2017. Kedua model sama-sama diproduksi di pabrik Viar di kota asal mereka.

“Belum ada motor trail listrik yang diproduksi di Indonesia. Ini adalah yang pertama,” klaim Marketing Communication PT. Triangle Motorindo Frengky Osmond.

Menurut Frengky, E-Cross ditargetkan meluncur pada penghujung tahun ini atau selambat-lambatnya awal tahun depan. Adapun pengumuman estimasi harganya kemungkinan diumumkan dalam Gaikindo Indonesia International Motor Show (GIIAS) 2018 karena saat ini E-Cross masih berbentuk prototipe.

“Kami mau coba hadirkan produk lebih sempurna. Setelah ini masih ada pengembangan dan setelah selesai manajemen akan berembuk menentukan pemosisian harga dan promosinya seperti apa,” papar dia.

E-Cross terdiri dari dua varian yakni Lite dan Advance. Keduanya menggunakan rangka alumunium ringan sehingga bobot total hanya 50 kg, dengan baterai lithium ion-nya menyumbangkan 8 kg di antaranya.

Varian Lite menggunakan baterai berkapasitas 48 Volt 25 Ampere (48V25AH). Sementara, varian Advance dipersenjatai baterai 60 Volt 25 AH. Waktu pengisian baterai adalah 6 jam untuk Lite dan 3 jam bagi Advance.

“Untuk tenaga keduanya sama, 3.000 Watt,” terang Haryadi.

Adventure Manager PT. Triangle Motorindo Jack Maulana mengklaim jarak tempuh keduanya bisa mencapai 100 km.  E-Cross Lite menggunakan suspensi depan Telescopic, sedangkan E-Cross Advance sudah bertipe Upside-Down. Kaki-kaki belakang kedua varian memakai Multi-link central shock absorber bertipe Intersect TR Suspension System.

Bicara dimensi, E-Cross mempunyai panjang 1.870 mm, lebar 780 mm, tinggi 1.040 mm. Jarak sumbu rodanya 1.260 mm.

Ground clearance dua varian mencapai 270 mm. Untuk ban, baik E-Cross Lite atau pun E-Cross Advance dibubuhi roda berukuran 70/100-19-1.4 di depan serta belakang. [Xan/Ari]


Komentar