BMW dan Baidu Cerai

BMW dan Baidu Cerai
Hubungan BMW dan Baidu putus

MUNICH – BMW dan perusahaan internet China, Baidu menghentikan kerja sama mereka mengembangkan mobil bergerak otomatis (self-driving car). Saat ini Baidu tengah mencari partner baru untuk mewujudkan mimpinya menguasai segmen ini.

Wang Jing, kepala pengembangan mobil otonom di Baidu mengatakan kepada reuters, bahwa mereka sedang menggunakan Ford Lincoln untuk menguji mobil bergerak otomatis di Amerika Serikat.

“Kami terbuka bermitra dengan siapapun, sebenarnya saya telah menawarkan kerja sama ini kepada banyak pihak,” kata Wang.

Ujicoba menggunakan mobil Ford ini belum tentu Baidu menunjuk perusahaan asal AS tersebut menggantikan posisi BMW.

Tidak dijelaskan secara mendetail mengapa kedua perusahaan ini memutuskan kerja sama yang telah berjalan selama dua tahun itu namun salah satu eksekutif BMW mengatakan jika Baidu memiliki niat berbeda terkait pengembangan mobil otonom.

“Sekarang, kami menyadari bahwa konsep dan ide dari perusahaan kami berbeda,” jelas Olaf Kastner, CEO BWM Tiongkok.

Tujuan Baidu mengembangkan teknologi otonom agar bisa memasarkannya dalam skala kecil pada 2018 dan akan terus berkembang pesat dalam waktu tiga tahun kemudian. Sementara BMW menargetkan bisa akan mulai menjual mobil bergerak otonom pada 2012.

China salah satu negara yang membuka mata untuk mobil otomatis. Pemerintah China bahkan telah mengeluarkan roadmap untuk pengembangan mobil bergerak otomatis tanpa bantuan tangan manusia dan berkomunikasi satu sama lain.

Pemerintah China menargetkan rancangan ini bisa diterapkan pada 2021 atau paling telat 2025 dan mencanangkan hampir setiap mobil menyimpan teknologi self-driving pada 2030. [Ikh/Ikh]