Mobil Otonom Tak Sepenuhnya Aman, EURO NCAP Punya Buktinya! Share this

Mobil Otonom Tak Sepenuhnya Aman, EURO NCAP Punya Buktinya!

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 19 Oktober 2018

LEUVEN - Euro NCAP mendapatkan temuan yang bertolak belakang setelah melakukan pengujian terhadap mobil-mobil otonom seperti kepunyaan BMW dan Tesla.

Organisasi uji tabrak ini memutuskan untuk menguji mobil dengan fitur otonom setelah melakukan survey. Pasalnya, 70% dari mereka memercayai bahwa mobil tersebut bisa berkendara sendiri alias otomatis.

Euro NCAP menguji 10 mobil yaitu Audi A6, BMW Seri 5, DS 7 Crossback, Ford Focus, Hyundai NEXO, Mercedes-Benz C Class, Nissan Leaf, Tesla Model S, Toyota Corolla dan Volvo V60. Semua mobil ini menjalani tes yang disebut Highway Assist dengan pengujian terhadap fitur Adaptive Cruise Control (ACC), Lane Centering dan Speed Assist System yang seharusnya mampu mendukung pengemudi ketika berkendara di jalan raya.

Fitur ACC seharusnya merupakan sistem pengatur kecepatan otomatis ketika mendapati pergerakan lambat dari kendaraan di depan untuk menjaga jarak aman. Secara umum, fitur bekerja sangat baik. Namun tidak semuanya demikian, karena pada pengujian ada pula kendaraan yang tetap mendekat bahkan menabrak. Padahal, kendaraan tersebut tengah berhenti.

Pada mobil BMW dan DS tingkat bantuan dari perangkat ini sangat rendah di mana pengemudi tetap harus menekan rem. Berbeda dengan Audi, Ford, Hyundai, Mercedes, Toyota, Nissan dan Volvo yang menawarkan kesimbangan antara pengemudi dan sistem pembantu itu. Lain halnya dengan Tesla di mana kendali mobil bergantung dengan sistem ACC-nya.

Pengujian yang cukup menantang adalah ketika Euro NCAP menerapkan sistem cut-in dan cut-out atau gerakan menyalib dari kendaraan lain. Pada kondisi yang digambarkan sesuai dengan keadaan lalu lintas sehari-hari, mereka menemukan tak satu pun fitur otonom bekerja maksimal. Peran pengemudi (melakukan pengereman) tetap diperlukan untuk menghindari terjadinya kecelakaan, begitu pula pada pengujian lainnya.

Oleh karena itu, pihak Euro NCAP menyimpulkan bahwa saat ini tidak ada mobil di pasaran yang menawarkan otomatisasi penuh. Benar jika mereka (produsen) menyajikan fitur pembantu, tapi tidak boleh disamakan dengan pengendalian otonom karena pengemudi tetap bertanggung jawab penuh untuk mengemudi dengan aman.

"Pesan Euro NCAP dari tes ini jelas - mobil, bahkan yang memiliki sistem bantuan pengemudi yang canggih, membutuhkan pengemudi yang waspada dan penuh perhatian di belakang kemudi setiap saat. Sangat penting bahwa sistem keamanan pasif dan aktif tetap tersedia sebagai penunjang," kata Michiel van Ratingen, Sekretaris Jenderal Euro NCAP.

Dalam keterangan rilisnya, pihak Euro NCAP juga menyoroti promosi seperti BMW seri 5. Di situ pengemudi terlihat melepaskan tangan dari setir dan ini menyesatkan asumsinya mobil bisa berkendara secara mandiri. Begitu pula dengan video komersial Tesla. Menurut mereka itu tidak sesuai dengan hasil pengujian Euro NCAP. [Ary/Ari]


Komentar