Mitsubishi Jelaskan Inden Xpander Terlalu Lama Share this
Berita Mobil
Mode baca

Mitsubishi Jelaskan Inden Xpander Terlalu Lama

Adi Hidayat
pada 04 Oktober 2017

Foto: Mitsubishi Xpander

CIKARANG – Mitsubishi mengakui bahwa pihaknya tidak bisa memenuhi seluruh pemesanan Mitsubishi Xpander hingga akhir tahun nanti.

Jumlah inden MPV Xpander hingga saat ini sudah mencapai 23.000 unit sementara pabrik hanya mampu memproduksi sebanyak 12.000 unit hingga akhir tahun nanti. Akibatnya, hampir setengah pemesanan baru bisa dipenuhi pada awal tahun depan.

“Kapasitas produksi memang 80.000 unit per tahun, namun pabrik ini baru beroperasi bulan April lalu dan Mitsubishi Xpander baru diproduksi pada September. Hingga saat ini pabrik belum bisa memproduksi secara maksimal. Pabrik baru bisa memproduksi sekitar 12.000 unit hingga akhir 2017,” jelas Takao Kato, Presiden Direktur PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Indonesia (MMKI).

Banyaknya jumlah pemesan Mitsubishi Xpander diakui memang di atas ekspektasi Mitsubishi Indonesia. Akibatnya, pelanggan pun harus bersabar cukup lama untuk mendapatkan Mitsubishi Xpander yang mereka inginkan.

“Kami terus mempercepat produksi mobil dan akan kami maksimalkan pada awal tahun depan. Pengiriman memang tergantung dengan model dan warna yang dipilih namun kami tengah menerapkan agar yang lebih dulu memesan maka akan lebih dulu mendapatkan mobil,” tambahnya.

Sementara itu Irwan Kuncoro, Director Sales & Marketing Division PT MMKSI mengatakan, bahwa efek dari dipercepatnya produksi tersebut sudah mulai terasa karena pada distribusi kendaraan sudah mulai berlangsung sejak pertengahan bulan lalu.

“Pada September lalu kami sudah mulai kirim ke dealer dan akhir September mobil sudah mulai dikirim. Tapi untuk masalah pengiriman ke konsumen, kami memang serahkan ke dealer karena dealer yang memiliki data mana yang menjadi prioritas,” tegas Irwan.

Tak hanya itu, Ia juga menegaskan bahwa proses pengiriman akan dilakukan serentak, ke seluruh Indonesia. Namun Ia tidak menampik bahwa diperlukan waktu untuk melakukan pengiriman ke beberapa daerah khususnya di luar pulau Jawa. Hal tersebut karena proses pengiriman lebih panjang dan melalui antrean di pelabuhan. [Adi/Ikh]


Komentar