Mitsubishi EV Mampu Bergerak Sejauh 400 Km Sekali Charge Share this

Mitsubishi EV Mampu Bergerak Sejauh 400 Km Sekali Charge

Adi Hidayat
pada 25 Agustus 2016

Foto: Mitsubishi EV akan diluncurkan pada 2020

KANGAROO ISLAND - Kerjasama antara Mitsubishi dan Nissan mulai menuaikan hasil. Nissan yang tampaknya akan menjadi pemegang saham terbesar turut membantu perusahaan berlogo berlian itu dalam mengembangkan mobil listrik.

Kepastian ini disampaikan oleh Osamu Masuko president and CEO of Mitsubishi Motors Corporation di sela-sela kunjungannya ke Kangaroo Island, Australia beberapa waktu lalu.

Masuko menyebutkan bahwa Mitsubishi akan meluncurkan crossover SUV yang mampu bergerak sejauh 400 kilometer sebelum baterai diisi penuh. Ia mengatakan mobil ramah lingkungan ini akan tiba di pasar global dalam waktu empat tahun, artinya pada 2020 kita sudah bisa melihat mobil ini beredar di jalanan.

Sayangnya, pria berkacamata ini asal Jepang itu tidak mengumumkan detail mobil listrik yang akan diluncurkan itu. Hal yang masuk akal jika Mitsubishi akan mengandalkan teknologi Nissan LEAF sebagai penggerak mobil masa depan mereka.

Sangat wajar Nissan siap menggelontarkan teknologi masa depan mereka guna kemajuan kedua perusahaan. Terakhir, Nissan LEAF mampu bergerak sejauh 320 km jika baterai terisi penuh berkat improvement dari baterai 30-kWh menjadi baterai 60-kWh. LEAF sendiri sudah menjadi salah satu mobil listrik tersukses di dunia. Rasanya Mitsubishi akan sangat diuntungkan bila memanfaatkan teknologinya.

Di sisi Mitsubishi, jika ini terbukti maka sejarah baru kembali terukir dalam dunia otomotif Mitsubishi. Selama ini masa depan mobil listrik Mitsubishi paling masuk akal adalah Outlander Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV). Crossover ini menggunakan mesin MIVEC empat-silinder kapasitas 2.0-liter. Mesin tersebut akan menjadi generator bila motor listrik memerlukan tenaga tambahan.

Baterai dapat diisi penuh tenaganya selama 4,5 jam. Mobil ini cuma mampu bergerak sejauh 55 km hanya dengan menggunakan tenaga dari baterai listriknya tanpa menghidupkan mesin bensin, atau belum secanggih mobil listrik yang direncanakan Mitsubishi. [Ikh/Ikh]


Komentar