Mesin MotoGP Hanya Untuk 4 Kali Balapan Share this
MotoGP
Mode baca

Mesin MotoGP Hanya Untuk 4 Kali Balapan

Ary Dwinoviansyah
pada 07 Januari 2019

MADRID - Mesin pada motor-motor MotoGP ternyata hanya dipakai untuk empat kali balapan.

Tentu ada alasan mengapa penyelenggara MotoGP mengatur jumlah pasokan mesin terhadap setiap tim. Selain melakukan pengembangan, tim juga diuntungkan karena bisa mengganti mesin baru sebagai persiapan di seri selanjutnya.

Sudah pasti mereka tidak bisa mengandalkan satu buah mesin saja, mengingat jumlah balapan MotoGP mencapai 19 seri. Wajar jika setiap tim punya jatah 7-9 mesin setiap musim. Ditambah lagi satu mesin itu hanya bisa dipakai sekitar 4 seri saja.

Hal ini diungkap MotoGP.com melalui sebuah video singkat. Dari situ dijelaskan bahwa setiap kuda besi MotoGP itu memiliki tak kurang 2.000 spare part dan 200 item di antaranya wajib diganti. Semua suku cadang itu jelas disiksa selama pekan balapan yang jarak totalnya mencapai 500 km (mulai dari latihan bebas sampai balapan).

Oleh karena itu, mereka mengatakan bahwa unit mesin harus diganti setiap 4.000 km atau 4 seri. Sementara penggantian oli mesin dilakukan setiap 350 km yang diikuti pula dengan air coolant.

Penggantian suku cadang lain meliputi rantai di 500 km, gear set berikut kampas kopling dan cakram karbon pada 1.000 km. Di kilometer lebih tinggi seperti 1.200 km tim kudu mengganti perangkat velg serta penggantian setang dan jok di 4.000 km.

Chassis dan swingarm punya usia lebih panjang yakni diganti setiap 4.500 km. Dengan catatan motor MotoGP tersebut tak mengalami kerusakan akibat tabrakan atau terjatuh. [Ary/Ari]


Komentar