Mercedes-Benz Kehilangan Hak Jual Sistem Pemanas Leher Share this
Berita Mobil
Mode baca

Mercedes-Benz Kehilangan Hak Jual Sistem Pemanas Leher

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 16 Mei 2016

Foto: Mercedes-Benz harus membayar ganti rugi dan mencabut semua iklan yang berhubungan dengan sistem ini

STUTTGART - Daimler harus menghentikan menggunakan fitur 'airscarf ventilation system' atau sistem pemanas leher yang biasa ditemui pada sandaran kepala mobil-mobil Mercedes-Benz model convertible.

Hal tersebut akibat dari persengketaan hukum antara perusahaan asal Jerman Daimler dengan pemilik paten Ludwig Schatzinger. Pengadilan Federal Jerman memutuskan telah memenangkan Schatzinger.

Daimler terbukti melanggar hak paten dan tidak boleh menggunakan fitur tersebut mulai Selasa (17/5). Pengadilan setempat juga mengharuskan Daimler membayar ganti rugi pada pemegang paten berdasarkan mobil yang telah dijual dan menggunakan fitur tersebut.

Menurut Automobilwoche, sekitar dua pertiga dari Mercedes-Benz convertible yang dijual di Jerman telah memiliki airscarf ventilation system, sehingga cukup besar jumlah yang harus dibayar oleh Mercedes-Benz.

Lebih dari itu, Daimler juga harus mencabut fitur itu pada semua mobil baru yang belum terjual di Jerman, serta harus menarik semua iklan yang berkaitan dengan sistem pemanas leher.

Seorang Juru Bicara Mercedes-Benz mengatakan Ia cukup "terkejut" dengan putusan itu, mengingat bahwa induk perusahaan Daimler telah memenangkan sengketa hukum atas airscarf ventilation system di pengadilan yang lebih rendah. [Ikh/Idr]


Komentar