Mercedes-Benz GLS 2020, SUV Rasa S-Class Share this
Mobil Baru
Mode baca

Mercedes-Benz GLS 2020, SUV Rasa S-Class

Ary Dwinoviansyah
pada 24 Juni 2019

STUTTGART — Mercedes-Benz GLS 2020 tak hanya menawarkan kabin lapang, namun juga menyajikan kemewahan layaknya sedan mewah seperti S-Class.

Tak berlebihan rasanya jika Mercedes-Benz menyebut GLS 2020 adalah S-Class yang hadir dalam bentuk sebuah SUV (sport utility vehicle). Hal ini kemudian berdampak pada penggarapan desainnya di mana bentukan garis-garis tegas seperti pada generasi pendahulunya tak lagi nampak. 

Ubahan signifikan terlihat pada bentuk cover lampu yang sekarang cenderung membulat. Sementara di bagian bawah kini dimanfaatkan sebagai tempat DRL (daytime running light). Mercedes-Benz GLS juga masih mempertahankan bentuk grill dan skid plate sebagai identitas utama, tentunya dengan beberapa penyesuaian. 

Garis tegas pada kap mesin maupun bodi samping pun dibuat lebih halus agar SUV ini terlihat lebih elegan. Hal tersebut juga berdampak pada bentuk buritan Mercedes-Benz GLS ini. Perbedaan lain pun tampak pada desain velg serta pemilihan ban dengan profil lebih tipis dari sebelumnya. 

"GLS mengombinasikan kemewahan modern dengan karakter sebuah off-roader. Sorotan kuat dari desain off-road dipadukan dengan keanggunan yang mengingatkan pada sedan mewah. Interiornya merupakan perpaduan antara estetika modern, mewah, kepraktisan sebagai ciri khas SUV dan teknologi digital. Dalam pandangan kami, GLS terbaru menawarkan semua yang terbaik di segmennya," kata Gorden Wagener, Chief Design Officer Daimler AG. 

Seperti sebuah saloon mewah, Mercedes-Benz GLS 2020 menonjolkan kesan lebar dan keanggunan. Material kulit menjadi pilihan utama, meski konsumen dapat memilih bahan lain seperti suede maupun kulit halus. Sementara pada area door trim, tatakan gelas terbuat dari kayu. Aura berkelas dari SUV ini juga terlihat dari pemilihan material lain. Seperti pada sabuk pengamanan yang menggunakan kulit handmade Artico, kulit nappa untuk pembungkus airbag, kisi-kisi speaker stainless hingga bagian lantai berbahan velour. 

Namun, keutamaan Mercedes-Benz GLS ini terletak pada kenyamanan baik pengemudi maupun penumpang. Kabin leganya sekarang kian memikat lantaran model 2020 mengalami perubahan wheelbase di mana sekarang panjangnya bertambah 77 mm dan lebar 22 mm. Keuntungan penambahan sumbu roda 60 mm tadi bisa dirasakan oleh penumpang baris kedua. 

Kenyamanan penumpang baris kedua juga diperkaya dengan penempatan dua layar sentuh berukuran 11,6 inci serta tablet Adroid 7 inci sebagai opsi. Dengan perangkat tersebut, mereka tak sekedar menikmati lantunan musik dari 26 speaker yang tersedia. Dengan adanya teknologi MBUX dari Mercedes-Benz ini memungkinkan penumpang belakang bisa mengontrol sistem navigasi, telepon, hingga melakukan browsing dari kursi belakang.

Sedangkan untuk pengemudi, Mercedes-Benz GLS menyediakan layar 12,3 inci pada area tengah dashboard. Melalui perangkat MBUX ini, pengemudi dapat melakukan kustomisasi pada head-up display, pilihan navigasi dengan perintah suara. 

Generasi ketiga Mercedes-Benz GLS ditawarkan dalam dua varian yaitu GLS580 dan GLS450. Mercedes-Benz GLS580 dibekali mesin V8 4.000 cc twin-turbocharged bertenaga 483 hp dan torsi 700 Nm. Semntara Mercedes-Benz GLS450 bermodalkan mesin V6 3.000 cc turbo tunggal dengan kemampuan mengeluarkan tenaga 362 hp dan torsi maksimal 500 Nm. 

Untuk pertama kalinya pula Mercedes-Benz GLS menerapkan sistem penggerak roda all-wheel-drive. SUV ini pun telah mengaplikasi mode berkendara. Bahkan, pihak produsen juga sudah menyiapkan Mercedes-Benz GLS dengan opsi Off-Road Engineering demi memuaskan hasrat konsumen yang ingin mengajak SUV mewah ini bermain di arena off-road sebenarnya. 

Apalagi, Mercedes-Benz GLS 2020 kini didukung suspensi udara AIRMATIC dengan dukungan sistem ADS+ (Adaptive Damping System Plus) serta E-Active Body Control. Banyak perubahan pada sektor kaki-kaki juga diklaim membuat Mercedes-Benz mantap menerjang berbagai lintasan, baik on-road maupun off-road.

Mercedes-Benz GLS450 2020 dijual dengan harga mulai dari $75,200 (atau sekitar Rp 1 Miliaran). Sedangkan Mercedes-Benz GLS580 dipatok lebih mahal yaitu $97,800 atau setara Rp 1,3 Miliar. Tentu saja harga tersebut di luar opsi yang ditawarkan pihak Mercedes-Benz. [Ary/Idr]
 


Komentar