Mencoba Performa Chevrolet Spark Share this
Review Mobil
Mode baca

Mencoba Performa Chevrolet Spark

Adi Hidayat
pada 27 Mei 2017

BANDUNG – General Motors (GM) Indonesia meluncurkan beberapa mobil sekaligus. Salah satu mobil tersebut adalah Chevrolet Spark.

Spark adalah sebuah city car andalan Chevrolet yang telah memiliki mesin berkapasitas cukup besar, yaitu 1.400cc. Naiknya kapasitas mesin dibarengi dengan lengkapnya fitur kendaraan yang dirasa cukup untuk membuat konsumen jatuh hati.

Beberapa waktu lalu, tim OtoSpirit berkesempatan untuk mencoba perfoma mobil ini secara langsung di Bandung. Rute yang ditempuh adalah Lembang-Tangkuban Perahu. Jalur yang terbilang mainstream untuk beberapa jenis mobil, namun mengingat mobil ini merupakan city car, maka rute ini pun terbilang cukup menantang.

Mencoba-Perfoma-Chevrolet-Spark-di-Jalan-Menanjak-2

Secara umum bila dilihat dari luar, Spark hadir dengan tampilan yang agresif dibanding dengan mobil-mobil lain sekelasnya. Hadirnya dual port grille khas Chevrolet yang dipadukan dengan projector head lamp with LED DRL serta Dynamic Fog Lamp Design berhasil menjadikan mobil terlihat cukup agresif di bagian depan.

Tampilan samping mobil juga terasa cukup berotot berkat hadirnya garis-garis tegas aerodinamika yang hadir melintang di sepanjang sisi mobil. Menariknya lagi, Spark hadir layaknya sebuah mobil dua pintu karena handle pintu penumpang tersamar dengan pilar C.

Mencoba-Perfoma-Chevrolet-Spark-di-Jalan-Menanjak-4

Masuk ke dalam kabin, Spark hadir dengan tampilan sporty berkat penggunaan warna hitam yang mendominasi kabin. Namun, kesan modern berhasil dihadirkan Chevrolet berkat adanya head unit berukuran 7" yang berbingkai dengan ornamen berwarna silver.

Mencoba-Perfoma-Chevrolet-Spark-di-Jalan-Menanjak-5

Kami pun langsung tertarik untuk duduk di kursi pengemudi. Meski desainnya ergonomis, namun ternyata jok pengemudi sedikit keras meski masih dalam batas toleransi. Kami cukup maklum karena mobil ini memang bukan buatan Indonesia sehingga mungkin tingkat kekerasan jok disesuaikan untuk seluruh negara pengimpor Spark.

Puas untuk melihat sisi dalam mobil, kami pun langsung menekan pedal gas untuk memulai perjalanan. Seperti yang kami katakana di awal, bahwa meski rutenya terbilang mainstream namun sebenarnya jalur ini menantang untuk ukuran sebuah mobil kecil. Hal ini karena jalannya terbilang padat, penuh tikungan dan tanjakan yang cukup terjal.

Mencoba-Perfoma-Chevrolet-Spark-di-Jalan-Menanjak-3

Mesin 1.400cc 4-silinder dan transmisi CVT dengan auxiliary gearbox berhasil menjawab tantangan tesebut. Dengan produksi tenaga mencapai 98 Ps dan torsi 124 Nm, mobil berhasil melahap tanjakan dengan cukup mudah.

Padatnya lalu lintas pun memaksa kami pun melakukan ‘stop and go’. Beruntung, adanya fitur keselamatan seperti Hill Start Assist membuat kami tidak perlu ketar-ketir mobil akan meluncur ke bawah. Fitur ini membantu menahan mobil untuk tidak mundur selama tiga detik meski kaki pengemudi melepas pedal rem. Respon mobil pun cukup cepat saat kami kembali menekan pedal gas untuk maju.

Mencoba-Perfoma-Chevrolet-Spark-di-Jalan-Menanjak-1

Umumnya, mesin mobil akan kurang kuat menanjak bila AC bekerja maksimal. Kami pun mencoba untuk menantang hal tersebut. Putaran AC kami arahkan di angka tiga dari awalnya hanya satu. Akselerasi memang sedikit berat namun bila pedal gas ditekan perlahan maka tenaga yang dihasilkan menjadi lebih stabil. Mobil pun berhasil naik dengan mudah.

Sebagai mobil kecil, kelincahan mobil memang merupakan sesuatu yang harus mendapat perhatian lebih. Chevrolet tampaknya sadar akan hal tersebut dengan memasangkan Electronic Stability Control yang memudahkan pengendalian agar mobil tetap stabil saat melalui jalan berliku. Dan benar saja, Spark tidak terasa ‘lari’ meski melalui jalan-jalan berliku.

Harga Chevrolet Spark Rp 196 juta. Harga ini terbilang kompetitif di kelasnya. Bila Anda menginginkan mobil non-Jepang, dengan tampilan agresif dan performa sebanding mobil Jepang, maka tidak ada salahnya bila Spark menjadi pilihan Anda. [Adi/Ikh]


Komentar