Memilih Busi Racing yang Tepat Share this
Tips
Mode baca

Memilih Busi Racing yang Tepat

Denny Basudewa
pada 20 Januari 2017

Foto: NGK Busi

JAKARTA – Busi menjadi salah satu komponen penting bagi mesin. Banyaknya permintaan busi racing di lapangan, NGK memberikan tips memilih busi racing yang baik.

Busi racing akrab disebut ‘busi merah’, didesain khusus untuk mesin yang sudah mengalami peningkatan kompresi, dengan perbandingan air fuel ratio tinggi untuk mencapai maksimum power.

Berikut ini, beberapa faktor yang harus diperhitungkan dalam pemilihan busi untuk kebutuhan racing.

1. Celah Busi

Semakin kecil celah busi maka akan semakin sedikit konsumsi listrik yang dibutuhkan, namun seiring jalannya waktu elektroda akan mengalami keausan sehingga gap juga akan bertambah. Dalam hal ini umur pakai busi dapat kita perhitungkan.

2. Diameter Elektroda

Selain celah busi, diamter elektroda berperan besar dalam mengantarkan arus listrik yang terjadi, antara elektroda pusat dengan elektroda ground. Sehingga hal ini juga berpengaruh dalam proses pembentukan api yang terus membesar untuk mengurangi efek quenching atau proses pendinginan.

Untuk dapat mengurangi penggunaan listrik (sparking voltage), penggunaan busi dengan diameter elektroda yang kecil akan efektif. Selain itu pemilihan bahan juga berpengaruh dalam meningkatkan performance dan durability.

Sementara beberapa tips dari NGK untuk memilih busi yang cocok untuk balap yakni:

1. Kepala Busi

Bentuk metal sheel (kepala busi) harus disesuaikan dengan blok mesin dan langkah piston. Hati-hati, jika salah memilih akan berakibat fatal piston akan menabrak busi dan menyebabkan kerusakan pada ruang bakar.

2. Bentuk elektroda dan kepala busi

Busi yang baik, adalah busi yang mampu menahan efek quenching dengan cepat, agar inti api tetap terjaga dengan baik. Oleh karena itu bentuk elektroda dan kepala busi berperan dalam hal tersebut.

3. Tingkat panas

Dalam proses transfer panas yang diterima busi, kemudian disalurkan ke blok mesin dapat kita tentukan dengan memilih angka yang tertera pada busi itu sendiri. Apakah itu busi panas atau busi dingin.

4. Resistor

Pemakaian teknologi dalam mengatur sistem pengapian, menjadikan busi dengan tipe resistor wajib digunakan untuk menghindari adanya gangguan pulse elektrik yang dapat menyebabkan mesin bermasalah.

NGK memiliki beberapa pilihan busi untuk kendaraan harian, namun dapat digunakan sebagai alternatif kebutuhan balap selain busi Racing Competition. Berikut 2 produk NGK yang beredar di pasar.

1. G-Power

Generasi busi berbahan platinum yang hanya dimiliki oleh NGK. Dibuat khusus untuk kendaraan yang membutuhkan respons cepat dengan durability yang lebih baik dari standar. Ini dapat terjadi karena inti api cepat membesar.

2. Iridium

Produk dengan ciri khas berwarna biru, dilengkapi dengan bahan material iridium. Busi ini mampu bertahan pada tingkat panas tinggi, lebih baik dalam penggunaan bahan bakar, pertumbuhan inti api cepat meluas, respon meningkat, durability lebih lama dan anti karbon fouling. [Dew/Ikh]


Komentar