Membangkitkan Kembali Masa Jaya Ford Escort Melalui Sentuhan Digital Share this
Balap Lain
Mode baca

Membangkitkan Kembali Masa Jaya Ford Escort Melalui Sentuhan Digital

Denny Basudewa
pada 28 Desember 2017

Foto: Ford Escort Mk2

DURBAN – Ford Escort yang pernah jaya di masanya coba dibangkitkan lagi melaui sentuhan digital.

Jauh sebelum mengenal Ford Fiesta di ajang World Rally Championship (WRC), pabrikan mobil asal Amerika Serikat tersebut pernah merajut kisah sukses dengan salah satu produknya yakni Escort. Kendaraan berbasis sedan ini selain sukses di arena balap, juga sukses di luar arena karena penjualan mobil ini melejit.

Ford Escort generasi kedua ini pertama kali dikenalkan pada 1970 di London. Mobil ini menjadi tunggangan para pembalap reli pada 1979 yaitu Bjorn Waldegard dan Hannu Mikkola. Keduanya menyudahi musim di peringkat pertama dan kedua di klasemen.

Kisah sukses Ford Escort kemudian berganti dengan eranya Ford Focus. Bersama Marcus Gronholm dan Mikko Hirvonen pada 2006, kedua pembalap harus bersaing dengan kompetitor yang juga tidak kalah kencang.

Kembalinya memori akan Ford Escort tersebut dilakukan oleh seorang desainer asal Afrika Selatan yakni Matthew Parsons. Ia melakukan transformasi gambar Ford Escort yang telah diperbaharui, kemudian menyandingkannya dengan livery Martini sebagai ciri khas mobil tersebut kala itu.

Parsons mendesain tampilan Ford Escort menjadi tampak lebih modern. Dirinya memadukan desain Mustang dengan sedan legendaris Ford sehingga tidak lagi mengesankan kendaraan lawas.

Ford Escort sendiri di Indonesia pernah hadir dan banyak digunakan sebagai armada taksi pada tahun 1980-an. Dan pada era 90-an digunakan oleh beberapa pembalap nasional untuk mengikuti kejuaraan rally. [Dew/Ari]


Komentar