Masa Depan Teknologi Digital di Mata Boss Lenovo Share this
Gadget
Mode baca

Masa Depan Teknologi Digital di Mata Boss Lenovo

Denny Basudewa
pada 09 Maret 2019

QUARRY BAY – Boss Lenovo Gianfranco Lanci mengatakan bahwa di masa depan teknologi digital akan mampu meningkatkan kualitas hidup manusia.

Teknologi di dunia digital semakin berkembang pesat dewasa ini. Berbagai perangkat hadir dengan dimensi yang lebih kecil, namun memiliki kemampuan jauh lebih baik dari sebelumnya. Inovasi yang muncul saat ini tidak hanya dijadikan sebagai pendamping saja, karena sudah menjadi kebutuhan umat manusia.

Teknologi dunia digital membuat manusia lebih mudah menjalani hidup. Trend penggunaannya sendiri telah menyebar ke seluruh belahan bagian bumi. Hal ini terjadi tidak hanya dalam dunia kerja, tetapi juga dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Gianfranco Lanci selaku Chief Operating Officer (COO) Lenovo, mengungkapkan bahwa di masa depan, teknologi digital akan semakin mempermudah hidup manusia.

Berikut ulasan dari boss Lenovo tersebut:
 

1. Perangkat pintar akan bertemu dengan kebutuhan manusia

Ruang pintar -- baik fisik maupun digital -- saat ini menjadi lingkungan di mana manusia, perangkat dan sistem berinteraksi secara terbuka, terhubung dan efisien. Tempat seperti kota pintar, ruang kerja digital atau rumah pintar saat ini tengah naik daun.

Tim penelitian berpengalaman Lenovo mengungkapkan bahwa teknologi yang bisa menghemat waktu, menciptakan kenyamanan dan mengaktifkan koneksi manusia sangat dihargai oleh penggunanya.

Maka dikatakan bahwa sebuah teknologi pintar yang tidak bisa menghadirkan beberapa unsur di atas, akan ditinggalkan dengan cepat oleh penggunanya. Contohnya adopsi teknologi pada PC seperti pengenal suara, otentikasi biometrik dan konektivitas yang selalu aktif akan selalu dibutuhkan.

2. Hidup menjadi lebih bahagia, sehat dan cepat

Adanya teknologi baru memang bertugas untuk membuat hidup seseorang lebih mudah. Internet of Things (IoT), Artificial Intelligence (AI) hingga Augmented Reality/Virtual Reality (AR/VR) menjadi perbincangan hangat belakangan ini.

Dalam dunia kesehatan misalnya, Iot dan AI akan mampu menyelesaikan beberapa tantangan kehidupan untuk menjadi lebih baik. Salah satu contohnya mengurangi waktu di ruang tunggu darurat, memungkinkan perawatan dan pemantauan jarak jauh hingga meningkatkan ketersediaan dan aksesibilitas perangkat keras yang kritis.

 3. AR bergeser dari kesenangan menjadi fungsi

Di pasar yang terus berkembang, kebutuhan akan AR dan VR semakin menggeliat. Dikatakan menurut hasil survey bahwa terjadi kenaikan permintaan terhadap dua teknologi tersebut sebesar 92 persen setiap tahunnya.

VR telah digunakan untuk permainan, jurnalisme, pembuatan film, pendidikan, olahraga hingga musik. Bahkan untuk perusahaan yang sudah mapan, VR juga digunakan sebagai pelatihan dan visualisasi data.

4. AI akan meningkatkan (menantang) sistem keamanan

Manusia dikatakan sebagai alat yang lemah dalam urusan keamanan. Pertumbuhan mobilitas, BYOD, kerja jarak jauh dan kegiatan yang berbau ekonomi, berkontribusi terhadap tantangan keamanan yang dihadapi perusahaan.

Karyawan yang mengabaikan atau tidak mengerti protokol keamanan sebuah perusahaan, dapat menjadi ancaman besar, kerugian finansial dan kerusakan reputasi. AI merupakan jawaban dari semua masalah di atas.

Namun seperti layaknya perangkat canggih, AI dapat digunakan untuk kebaikan dan juga kejahatan. Kami berharap adanya pembelajaran untuk mengatasi kerentanan keamanan dan fokus untuk memberikan solusi. [Dew/Idr]


Komentar