Marquez Dibully Penonton Italia Share this
MotoGP
Mode baca

Marquez Dibully Penonton Italia

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 04 Juni 2018

TUSCAN - Marc Marquez merasa apa yang dilakukan penonton di MotoGP Mugello, Italia adalah tindakan yang tidak pantas dan tidak sportif.

Di gelaran seri 6 MotoGP akhir pekan lalu (3/6/2018), Marquez gagal mendulang poin. Padahal, pembalap Repsol Honda ini berpeluang naik podium lagi di Mugello. Namun, dia terjatuh di lap 5 sehingga tak bisa bersaing untuk juara.

Marquez bisa bangkit dan menyelesaikan balapan di urutan ke-16. Walau tidak meraih satu poin pun, Marquez tetap menjadi pemuncak klasemen sementara MotoGP 2018. Akan tetapi, ada hal yang mengganggu terutama reaksi penonton ketika melihat Marquez terjatuh.

"Merayakan jatuhnya seorang pembalap itu menyedihkan karena kami mengambil risiko di trek. Saya tidak tahu berapa banyak orang yang merayakan kecelakaan saya hari ini. Aneh, mereka merayakan insiden lebih dari sebuah kemenangan. Suatu hal yang aneh dari balapan motor," kata Marquez.

Pengguna nomor 93 itu menjelaskan risiko maut selalu dihadapi para pembalap saat berada di lintasan. Marquez memberi gambaran, entah seorang pembalap bisa hidup atau mati ketika mengalami kecelakaan pada kecepatan 300 km/jam. Sementara dari sisi lintasan ada penonton atau fans yang fokus mengejek pembalap tersebut.

"Jika Anda ingin merayakan kecelakaan pembalap, lakukanlah di dalam hati. Ini balap motor dan kami mempertaruhkan nyawa di trek. Bagaimana pun, ini adalah sesuatu yang tidak bisa kami kontrol. Tetapi, saya akan meminta fans saya agar tidak pernah melakukan ini kepada pembalap lain," terang Marquez.

Tapi, Marquez juga tidak memungkiri bahwa pendukungnya akan bereaksi kepada pembalap dari fans di Italia itu di MotoGP Catalunya, Spanyol dua pekan mendatang. Marquez memang tidak menyebut fans siapa yang melakukannya. Bisa saja Valentino Rossi, Andrea Iannone, Danilo Petrucci atau pembalap negeri Pizza lainnya. [Ary/Ari]


Komentar