Marc Marquez Berniat Kunci Gelar di Motegi Share this
MotoGP
Mode baca

Marc Marquez Berniat Kunci Gelar di Motegi

Denny Basudewa
pada 04 Oktober 2016

Foto: marc

MOTEGI – Gelaran balap MotoGP Motegi 2016 akan segera dihelat dua pekan lagi, namun Marc Marquez sudah bertekad untuk mengunci gelar juara dunia ketiganya.

Selisih 52 poin dengan pesaing terdekatnya Valentino Rossi membuatnya kian percaya diri. Cukup dengan tampil konstan dan berbekal kesabaran lebih, The Baby Alien terus kokoh di puncak klasemen.

Sempat terseok-seok di awal musim, Marquez tidak pernah kehilangan semangatnya. Dirinya terus berusaha mendengarkan nasihat timnya, hingga sedikit demi sedikit bisa memperbaiki performanya. Kemenangan di Aragon beberapa waktu silam, membuatnya semakin dekat meraih gelar juara dunia.

Meskipun berniat untuk mengunci gelar di Motegi, Jepang, pembalap Repsol Honda tersebut belum pernah sekalipun memenangkan balapan di kelas MotoGP. Selama tiga musim berlaga di kelas para raja, prestasi terbaiknya hanya finish di posisi kedua (2013, 2014).

Meskipun sirkuit Twin Ring Motegi disebut-sebut sebagai kandang Honda, kakak kandung dari Alex Marquez tersebut sulit memenangkan lomba di sini. Marquez memenangkan balapan di Motegi pada 2012 di kelas Moto2. Ia juga pernah menang di Motegi pada 2010 di kelas 125cc.

Memulai debutnya sebagai pembalap MotoGP pada 2013, perjalanan karir balapnya cukup mulus. Marquez memenangkan enam balapan dan delapan podium. Namun saat di Motegi, Ia harus merelakan kemenangannya direbut oleh Jorge Lorenzo.

Tahun berikutnya, Marquez tampil sangat mendominasi. Bagaimana tidak, dirinya memenangkan sepuluh balapan berturut-turut. Sungguh prestasi yang sulit untuk disamai oleh pembalap manapun di masa depan. Namun kutukan Motegi masih berlaku baginya, Marquez kembali finish di belakang Lorenzo.

Musim balap 2015 merupakan massa tersulit bagi The Baby Alien. Pemilik nomor 93 ini terseok-seok di Motegi dan hanya mampu menyelesaikan lomba di urutan keempat. Marquez kalah bersaing dengan Dani Pedrosa, Rossi dan Lorenzo.

Balapan di Motegi kali ini menjadi tantangan bagi Marquez dan para kru timnya. Mampukah mereka menghapus kutukan tidak pernah menang di Motegi pada kelas MotoGP. Seandainya Marquez mampu menjadi juara dunia di sirkuit dengan panjang lintasan 4,8 km ini, maka dapat dipastikan akan ada pesta besar-besaran. [Dew/Ikh]


Komentar