Manfaat dan Bahaya Oli Mesin Diesel untuk Skutik Share this
Tips
Mode baca

Manfaat dan Bahaya Oli Mesin Diesel untuk Skutik

Denny Basudewa
pada 25 Agustus 2020

Foto: Oli Mesin

JAKARTA – Beberapa pengguna sepedamotor di Tanah Air kerap mencoba-coba ragam oli untuk mendapatkan performa lebih baik.

Tidak hanya melakukan modifikasi dengan mengganti komponen dalam ruang bakar, para penunggang skutik di Tanah Air juga bereksperimen dengan cairan di dalamnya. Salah satunya dengan mencoba oli atau pelumas lebih baik.

Berbagai upaya dilakukan untuk mendapatkan hasil akhir yakni performa mesin lebih baik dari versi pabrikan. Namun belakangan oli diesel menjadi andalan beberapa pengguna sepedamotor di Indonesia khususnya matic. Oli untuk mesin diesel dianggap mampu membersihkan mesin lebih baik daripada pelumas mesin bensin.

“Masing-masing pabrikan oli sudah menyatakan berapa jumlah sulfur yang diperbolehkan. Jenis BBM akan mempengaruhi umur oli itu sendiri. Motor berbahan bakar bensin itu kan sulfurnya lebih rendah dari solar,” ucap Agung Prabowo, Technical Specialist PT Pertamina Lubricants dalam acara Touring Merdeka 2020 JMC (Journalist Max Community), Minggu, 23 Agustus 2020.
Oli Diesel untuk mesin Motor Matic

Ia menjelaskan solar yang mengandung lebih banyak sulfur daripada bensin. Membuat oli diesel membutuhkan aditif lebih banyak untuk menahan sulfur, agar tidak cepat menjadi asam sulfat (H2SO4).

Oli Diesel yang mengandung bahan aditif lebih banyak mampu membersihkan ruang bakar. Dikatakan bahwa meskipun dipakai dalam jangka waktu lama, ruang bakar mesin menjadi bersih namun menjadi masalah karena zat dispersant di dalam aditif tidak bekerja.

“Jika menggunakan oli diesel, zat aditif yang membersihkan ruang bakar lama-lama menggumpal atau mengerak. Orang yang menggunakan oli diesel di motornya pasti ruang bakarnya bersih, tapi hati-hati bersihnya karena teramplas karena zat aditifnya berubah menjadi kerak. Kerak tersebut menjadi amplas dan tandanya di saluran knalpot muncul asap seperti abu,” jelasnya kemudian.

Menurutnya, menggunakan oli diesel untuk mesin bensin akan terlihat dampaknya setelah pemakaian 2 - 3 tahun. Ring piston akan lebih cepat habis dan membuat kompresi mesin terasa kendur atau biasa disebut ngempos. Artinya menggunakan oli diesel untuk motor matik tidak disarankan karena dapat merusak komponen mesin. [Dew/Idr]


Komentar