Mahasiswa Indonesia Borong Gelar Juara di SEM Asia 2019 Share this
Balap Lain
Mode baca

Mahasiswa Indonesia Borong Gelar Juara di SEM Asia 2019

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 02 Mei 2019

SEPANG — Enam tim Indonesia yang diwakili mahasiswa perguruan tinggi terbaik Tanah Air berhasil memborong gelar juara di Shell Eco-marathon Asia (SEM Asia) 2019. 

Dihelatnya kompetisi tersebut menjadi ajang unjuk gigi bagi panji-panji Merah Putih ini untuk menampilkan kemampuan terbaik  mobil konsep racikannya. Pada event 29 April-2 Mei 2019 kali itu, tim Sapuangin dari Institut Sepuluh November (ITS) 2 menjadi juara pertama kategori Urban Concept dengan jarak tempuh 395 km/l.

Podium kedua dan ketiga kelas Internal Combustion Engine ini juga ternyata dihuni oleh tim asal Indonesia lain yaitu Garuda UNY (Universitas Negeri Yogyakarta) Eco Team dan tim Sadewa asal Universitas Indonesia (UI). 

Tak hanya kelas mesin bakar, mahasiswa Indonesia juga berprestasi di kategori Battery Electric melalui wakilnya yakni tim Nagogeni ITS sebagai juara kedua serta tim Bumi Siliwangi 4 Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) sebagai peraih podium ketiga. Sementara itu pada kelas Hydrogen, ITS Team 5 menyumbangkan podium kedua untuk Indonesia. 

Ajang balap dari program Shell Make the Future Live ini ini tentu saja bukan puncak dari pencapaian para peserta Indonesia. Pasalnya, setelah ajang ini mereka akan ditantang lagi untuk melakoni kompetisi Drivers World Championship Qualifier Regional Asia. Jika lolos, mereka berkesempatan turun di arena Shell Eco-marathon Drivers Championship yang akan digelar 5 Juli 2019 mendatang. Persaingannya jelas akan lebih sengit karena di sana para peserta dari Amerika dan Eropa sudah bersiap dengan mobil terbaiknya. 

"Selamat kepada tim-tim Indonesia atas prestasi membanggakan ini. Mereka tidak hanya menunjukkan potensi luar biasa dengan meraih enam penghargaan di kompetisi inovasi tingkat dunia Shell Eco-marathon Asia. “Inovasi, kreativitas, kegigihan, serta kerja keras mereka menjadi bukti besarnya potensi generasi muda Indonesia untuk bisa menjawab tantangan energi masa depan. Saya berharap para peserta Shell Eco-marathon mampu menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk aktif bergerak menjadi agen perubahan demi masa depan energi yang lebih baik dan kemajuan bangsa," kata Darwin Silalahi, Presiden Direktur dan Country Chairman PT Shell Indonesia.  

Shell Eco-marathon Drivers’ World Championship merupakan kompetisi untuk menentukan mobil paling cepat dan paling hemat di dunia. Di kompetisi ini, para pengemudi yang memenangkan Drivers’
World Championship di tingkat regional akan saling berhadapan dalam balap mobil adu cepat dengan tetap menjaga efisiensi penggunaan sumber energi.

Tiga tim pemenang Grand Final Drivers’ World Championship akan diberikan kesempatan
eksklusif untuk mengunjungi markas tim balap Formula1 Scuderia Ferrari di Italia. Mereka akan
berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan yang menarik dan belajar dari insinyur juga
tenaga ahli di Ferrari. [Ary/Idr]     


Komentar