Lynk & Co, Proyek Ambisius Geely dan Volvo Debut Dunia di Eropa Share this
Berita Mobil
Mode baca

Lynk & Co, Proyek Ambisius Geely dan Volvo Debut Dunia di Eropa

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 21 Oktober 2016

Foto: Lynk & Co model pertama debut di Eropa

BERLIN - Geely menepati janjinya mengenalkan perusahaan baru terbaru mereka yang diberi nama 'Lynk & Co' di Eropa. Perusahaan ini sekaligus menampilkan mobil bergenre sport utility vehicle (SUV) yang diklaim Geely sebagai pesaing mobil-mobil lansiran Eropa dan Amerika Serikat.

Menurut rencana Lynk & Co baru akan meluncurkan SUV tersebut di China pada 2017, disusul untuk pasar Eropa dan Amerika Serikat satu tahun kemudian. SUV itu untuk menandai bahwa perusahaan otomotif asal China mampu menciptakan mobil berkualitas, desain terbaik dan disertai fitur-fitur mutakhir.

Lynk & Co Interior SUV 01

Nama Lynk sendiri mengacu pada interconnected cars atau mobil saling terhubung dengan rumah, kantor dan tempat lain. Sementara & Co memiliki kata lain “young vibe” atau bisa disebut "berjiwa muda".

Lynk & Co sendiri hasil pengembangan antara Geely dan Volvo untuk menanggapi pesatnya merek-merek mobil mainstream seperti Toyota, Honda, Volkswagen, Mercedes-Benz, BMW. Di pasar otomotif dunia, Lynk & Co Volvo akan berada di segmen yang sama, namun Geely menjanjikan kedua merek tersebut akan terus berkolaborasi mencuri pasar mobil premium.

Lynk & Co Tampak belakang Lynk & Co 01

Mobil pertama dari Lynk & Co disebut "01" dengan dimensi panjang 4,530 meter, lebar 1,850 meter dan tinggi 1,650 meter. SUV ini memiliki desain eksterior yang unik secara keseluruhan. Kabarnya konsep mobil ini sudah mendekati produksi. 01 akan tersedia pilihan tenaga listrik, 1.5-liter turbo, 1.5-liter turbo plug-in hybrid, 2.0-liter turbo dengan harga mulai Rp 250 - Rp 366 juta untuk konsumen di China.

Di negeri Tirai Bambu, Link & Co mobil akan dijual melalui jaringan dealer baru, terpisah dari dealer Geely dan Volvo. Setelah model SUV, perusahaan ini akan meluncurkan tiga model lain yaitu sedan, hatchback, dan crossover. Semua akan didasarkan pada platform Compact Modular Architecture (CMA).

Setelah line-up diluncurkan, Lynk & Co yakin sanggup menjual lebih dari 500.000 kendaraan per tahun pada 2021. [Amo/Ikh]

Sumber: reuters


Komentar