Lotus Evija, Hypercar Listrik dengan Pengisian Daya Kilat Share this
Mobil Baru
Mode baca

Lotus Evija, Hypercar Listrik dengan Pengisian Daya Kilat

Helmi  Reinaldi
pada 01 Agustus 2019

Foto: Lotus Evija

LONDON - Pergeseran era dari mobil konvensional ke mobil listrik sepertinya hanya tinggal menunggu waktu. Banyak produsen mobil yang sudah mulai berlomba-lomba menciptakan mobil listrik, Lotus salah satunya.

Lotus memutuskan untuk menciptakan sebuah hypercar listrik yang disebut Lotus Evija. Ini menjadi mobil pertama Lotus yang masuk ke dalam jajaran Electric Vehicle (EV).

Mobil listrik buatan Lotus ini menawarkan performa yang tak main-main. Menurut Lotus, mobil ini mampu melaju dari 0 hingga 99 kpj hanya dalam waktu kurang dari tiga detik dan mampu mencapai kecepatan lebih dari 321 kpj.

Desain dari Lotus Evija terinspirasi dari mobil balap tahun 1950-an. Meski demikian, kesan futuristik dan sporty begitu terpancar jelas dari tarikan garis desain yang diadopsi hypercar satu ini.

Dashboard-nya memiliki bentuk ‘floating wing’ yang membuatnya terlihat seperti mengambang. Sistem kontrol terpusat berada di antara kursi depan yang terlihat futuristik dan sudah dilengkapi fitur haptic feedback.

Pada lingkar kemudi, terdapat pengontrol untuk memilih mode berkendara, mulai dari Range, City, Tour, Sport, dan Track. Panel instrumennya pun sudah sepenuhnya digital dengan desain yang sangat modern. Ini juga menjadi satu-satunya layar di mobil, sebab Lotus hanya ingin menampilkan fungsi dan informasi yang penting saja.

Teknologi lain yang tak kalah mengesankan dari Lotus Evija adalah, pengisian daya kilat yang dimilikinya. Untuk mengisi daya mobil, digunakan charger 800kW yang sanggup mengisi penuh daya mobil hanya dalam waktu sembilan menit saja.

Sayangnya, di dunia nyata baru ada charger dengan daya 350 kW. Ini berarti mobil akan membutuhkan waktu sekitar 18 menit untuk mengisi daya hingga 100 persen.

Lotus Evija hanya akan dibuat terbatas sebanyak 130 unit saja. Produksi mobil akan dimulai pada tahun 2020. Hypercar ini bakal dibanderol dengan harga USD 2,1 juta (Rp 294 miliar). Rencananya mobil ini akan membuat penampilan pertama di depan publik dalam ajang Monterey Car Week, Amerika Serikat pada bulan Agustus mendatang. [Hlm/Idr]


Komentar