Lorenzo Terancam Dibuang Tim Ducati Share this
MotoGP
Mode baca

Lorenzo Terancam Dibuang Tim Ducati

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 14 Mei 2018

TUSCAN - Tim Ducati terang-terangan menyatakan tidak puas dengan kinerja Jorge Lorenzo bersama Ducati Desmosedici GP18.

Ducati Corse belum juga memutuskan perpanjangan kontrak untuk kedua pembalapnya. Kabar yang beredar, pihak tim baru akan mengumumkanya di MotoGP Mugello, Italia. Akan tetapi, hal ini sepertinya berlaku untuk Andrea Dovizioso saja.

Gigi Dall'Igna, Direktur Balap Ducati mengatakan masih bernegosiasi dengan Dovi karena dia menjadi prioritas utamanya. Namun, bukan tidak mungkin Dovi menolak jika tawaran yang diajukan tidak menarik.

"Saya pikir kami akan menemukan jawaban dari masalah ini dalam waktu dekat. Saat ini, prioritasnya adalah melanjutkan kontrak dengan Dovi. Kami sedang bernegosiasi walaupun tidak mudah. Saya rasa Dovi bisa bilang iya atau tidak di Mugello," ujar Dall'Igna.

Perlakuan ini tidak akan diberikan kepada rekan setimnya. Hasil yang ditorehkan Lorenzo selama bersama Ducati membuat seakan perpanjangan kontraknya kian menjauh.

"Untuk Lorenzo, saya tidak senang. Dia sering berada di posisi yang bisa bersaing untuk menang, misalnya di Malaysia (MotoGP 2017) dan Jerez (MotoGP 2018) namun gagal mendapat hasil maksimal," lanjut Dall'Igna lagi.

Meski begitu, tim Ducati tetap berusaha mendorong Lorenzo agar semakin padu dengan tunggangannya. Tes tertutup di Mugello beberapa waktu lalu menjadi bukti di mana Lorenzo menguji sasis baru di motornya.

Dall'Igna mengatakan rangka itu memang tidak sepenuhnya baru. Dovi sudah sempat mengujinya di tes pramusim (winter test) dan awal musim. Namun, Lorenzo yang kali itu masih terikat kontrak dengan Yamaha tidak bisa ikut sesi tes di Qatar.

Sering kali Lorenzo mengaku tengah berjuang beradaptasi dengan kuda besinya. Beberapa kali dia kompetitif, tapi juga sering kali pula Lorenzo gagal. Walau begitu, Dall'Igna menyebut cukup senang dengan kecepatan Lorenzo memahami GP18.

"Sering kali saya senang melihat kecepatannya dengan mesin ini karena beralih dari Honda ke Ducati itu jauh lebih mudah dibanding Yamaha ke Ducati. Motor ini benar-benar berbeda karakteristiknya. Sehingga mempengaruhi gaya balap dan banyak lagi hal lainnya," terang Dall'Igna.

Namun baru-baru tersebar rumor dengan info terbaru di mana Ducati tidak akan melanjutkan kerjasama dengan Dovi maupun Lorenzo. Nilai kontrak yang terlalu besar disebut menjadi alasan. Apalagi, musim ini Ducati kehilangan sponsor utamanya yakni Red Army yang sudah bergabung sejak 2004 silam. [Ary/Ari]


Komentar