Lorenzo Bisa Rajai MotoGP Austria, Ini Rahasianya Share this
MotoGP
Mode baca

Lorenzo Bisa Rajai MotoGP Austria, Ini Rahasianya

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 13 Agustus 2018

SPIELBERG - Jorge Lorenzo menambah daftar pembalap Ducati yang mampu tampil sebagai raja di MotoGP Red Bull Ring, Spielberg, Austria.

Kemenangan Lorenzo di MotoGP Austria hari ini (12/8), melanjutkan dominasi pembalap Ducati di Sirkuit Red Bull Ring sejak 3 tahun terakhir (2016-2018). Tentu saja kondisi setiap tahunnya berbeda-beda. Seperti pula strategi yang diterapkan Lorenzo saat melakoni balapan kali ini.

Salah satunya adalah pemilihan ban yang diterapkannya pada Ducati Desmosedici GP18. Pembalap Spanyol ini memutuskan untuk menggunakan ban soft-soft. Berbeda dengan ban yang dipakai kedua pembalap di baris depan lainnya di mana Marc Marquez memakai medium-hard, sedangkan Andrea Dovizioso yakin dengan ban medium-medium.

Akan tetapi, Lorenzo tak bisa langsung melesat di depan lantaran pemilik pole position yaitu Marquez begitu apik melahap trek sepanjang 4,3 km tersebut. Lorenzo bahkan tertahan di belakangnya hingga lap ke 18. Rupanya ini adalah bagian dari rencana Lorenzo agar tidak kehilangan peluang menaiki tahta juara.

"Saya tidak memprediksi, Marquez begitu cepat di awal. Saya harus menekan, tapi pada waktu yang sama juga harus menjaga (durabilitas) ban," kata Lorenzo setelah balapan.

Lorenzo mengklaim kuat di beberapa area, namun Marquez juga sangat baik ketika melakukan pengereman pada T3 Red Bul Ring. Tapi, di area yang sama pula Marquez kehilangan posisinya. Tepat di lap 19, Lorenzo berhasil mencuri posisi terdepan dan terus memimpin dengan kondisi ban yang tak lagi maksimal.

"Dia (Marquez) tidak menyangka saya masuk dari bagian luar. Saya mengambil banyak resiko saat mengerem," lanjut Lorenzo.

Marquez bahkan masih melancarkan serangan ketika balapan menyisakan 3 lap. Tapi, ban soft milik Lorenzo masih maksimal menggigit aspal lintasan. Selain itu, setup motornya di seri ini juga terbukti sempurna. Tak hanya kuat di trek lurus, melainkan juga saat berakselerasi keluar tikungan. Lorenzo sempat menyatakan Ia sangat cepat, terutama di T3 yang menuntut motor cepat dengan lay out menanjak.

Cara balapan Lorenzo ini lah yang membuatnya bisa memenangkan duel dengan Marquez. Selain menjadi juara MotoGP Austria, Lorenzo juga menggusur posisi Dovizioso dari urutan ketiga klasemen sementara MotoGP 2018. Meski begitu, Marquez masih menghuni posisi teratas disusul Valentino Rossi di tempat ketiga. [Ary/Ari]


Komentar