Modifikator Indonesia Ditantang Beradu Kreasi ke Italia

Suryanation Motorland Goes to Europe 2019
Suryanation Motorland Goes to Europe 2019

JAKARTA – Modifikator Indonesia juara Suryanation Motorland (SML) Battle 2018 bakal unjuk gigi menampilkan kreasinya di gelaran modifikasi akbar di Verona, Italia.

Setelah menyelesaikan rangkaian SML 2018 dan mendaulat jawaranya, pihak Suryanation memberikan hadiah sekaligus tantangan kepada para pemenang untuk menampilkan kembali kreasinya di ajang yang lebih besar.

Tahun ini, pihak penyelenggara memberangkatkan empat motor terbaik yaitu The Greatest Bike SML 2018 milik Denny Shooter, Iconic Bike SML 2018 garapan duet Lutfi Ardika dan Andhika Pratama serta motor Committee Pick dari Safruddin yang terpilih di acara Grand Battle SML 2018

Satu modifikasi lagi adalah Iconic Bike SML 2017 yaitu Trident hasil kolaborasi M Yusuf Adib, Kaichiroh Kurosu dan Lulut Wahyudi. Ini adalah kali kedua bagi motor bermesin W engine tersebut ke Verona. Tapi, untuk penyelenggaraan Motor Bike Expo 2019 (17-20 Januari 2019), pihak SML mendapatkan undangan khusus.

“Motor yang dibawa nanti berbeda dan harapannya kami bisa berbicara lagi. Apalagi, Motor Bike Expo merupakan ajang modifikasi yang sangat berkualitas,” kata Rizky Dwiyanto Suryanation Motorland Committee di Jakarta Selatan (27/11).

Lebih lanjut, Rizky mengatakan undangan bagi modifikator Indonesia ini merupakan apresiasi pihak Motor Bike Expo terhadap custom scene di Tanah Air. Mereka juga sempat dibuat takjub dengan hasil pekerjaan Trident ketika tampil di Motor Bike Expo 2018.

Namun, keikutsertaan bagi ketiga motor lainnya jelas sangat penting. Rizky berharap mereka bisa mendapatkan inspirasi, baik mengenai teknik maupun tren modifikasi di Eropa agar bisa menjadi inspirasi bagi dunia custom di Indonesia.

Motor Bike Expo 2019 bukan satu-satunya ajang yang akan disambangi juara SML 2018. Sebelum itu, mereka bersama pihak Suryanantion akan datang lebih dulu ke arena Custombike Show di Jerman (30 November-2 Desember 2018).

Seharusnya, empat motor di atas dicanangkan mengikuti kompetisi di kota Bad Salzuflen itu. Namun, karena alasan force majeur motor-motor buatan anak negeri tersebut hanya akan andil di Motor Bike Expo saja. Meski begitu, agenda para pemenang SML 2018 selama kunjungan ke Eropa cukup padat.

“Kami akan ada beberapa kunjungan. Mulai dari pabrik Harley-Davidson di Franfurt serta mengujungi builder di empat negara yaitu Jerman, Italia, Belanda dan Belgia,” tutur Rizky lagi.

Pihak Suryanation selaku penggagas SML menyebut perjalanan ini merupakan bagian dari tema SML 2018 yakni Live to Inspire. Dengan bekal yang dimiliki selama Road to Europe nanti, para modifikator bisa menuangkan ide-ide baru saat berkarya di Tanah Air.

“Jika melihat event yang sudah memasuki tahun ke-4, kami melihat pesertanya terus meningkat. Tahun ini pun jumlah melewati target dan yang terpenting adalah makin banyak builder baru. Untuk itu kami berkomitmen tetap menggelar Suryanation Motorland 2019,” tutup Ferry Ariawan, Suryanation Motorland Committee. [Ary/Ari]