Lalai Gunakan Safety Belt, Jumlah Kecelakaan di AS Meningkat Share this
Berita Mobil
Mode baca

Lalai Gunakan Safety Belt, Jumlah Kecelakaan di AS Meningkat

Denny Basudewa
pada 09 Oktober 2017

Foto: Pengguna kendaraan yang menggunakan Safety Belt photo by: NHTSA

CALIFORNIA – National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) atau badan keselamatan jalan, baru saja merilis data kecelakaan yang meningkat 6 persen akibat lalai menggunakan safety belt.

Safety belt merupakan alat keselamatan paling penting dalam sebuah kendaraan khususnya mobil. Alat keselamatan tersebut dapat mengurangi dampak fatal ketika terjadi kecelakaan. Fitur dalam kendaraan tersebut bisa mencegah pengendara maupun penumpang terlempar dari dalam kabin.

Di Amerika Serikat (AS) sendiri, jumlah cedera fatal pada saat terjadinya kecelakaan yang disebabkan keadaan mengantuk dan hilangnya konsentrasi, cenderung menurun. Namun jumlah kecelakaan yang menyebabkan kematian akibat tidak menggunakan seat belt, mabuk saat mengemudi dan mengemudi dengan kecepatan tinggi justru meningkat.

Kecelakaan yang menyebabkan cedera fatal karena distraksi khususnya menurun 2,2 persen yakni 3.450 insiden pada tahun lalu. Sementara kecelakaan akibat mengantuk berkurang 3,5 persen, dengan jumlah 803 kejadian pada 2016.

Angka kecelakaan yang menyebabkan kematian lainnya adalah pengemudi mabuk sebanyak 10.497 kejadian dan naik sebesar 1,7 persen. Sementara insiden mematikan berdasarkan kecepatan tinggi sebesar 10.111 dan naik sebesar 4,0 persen.

Fakta yang paling menyedihkan adalah banyaknya pengemudi yang mengalami luka fatal akibat tidak menggunakan seat belt sebanyak 10.428 kejadian pada tahun lalu.

Tahun lalu jumlah kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda dua sebanyak 5.286 kejadian. Sementara insiden dengan pejalan kaki sebesar 5.987. Dua jenis kecelakaan ini meningkat sembilan persen dan terbesar sejak 1990. [Dew/Ikh]

Lebih lanjut di Otospirit
Lalai Gunakan Safety Belt, Jumlah Kecelakaan di AS Meningkat


Komentar