Kratingdaeng Gelar Event Balap Terbesar 2018 Share this
Balap Lain
Mode baca

Kratingdaeng Gelar Event Balap Terbesar 2018

Krisna Arie
pada 21 Februari 2018

JAKARTA - Kratingdaeng menyelenggarakan event balap motor Kratingdaeng Supercrosser yang akan melibatkan 1.000 pembalap dan 2 juta penonton.

Kejuaraan balap motorcross yang diselenggarakan oleh minuman berenergi berskala international ini akan digelar di 15 kota dengan total hadiah Rp 500 juta. Marketing Director Kratingdaeng Davin Thomas Lai mengatakan bahwa pihaknya mendukung talenta dan hobi lewat even yang akan belangsung mulai 4 Maret - 28 Oktober 2018.

"Tujuan kami menyelenggarakan ini adalah untuk mendukung atlet Indonesia yang enerjik dan dinamik. Kita memberi satu wadah agar mereka bisa menjadi pembalap profesional,” jelas Davin.

Kejuaran balap ini sendiri akan dibagi tiga seri yakni Endurocross, Powertrack, dan Supercross.

Untuk diketahui, Endurocross merupakan perlombaan balap tingkat lokal dan terbagi dalam berbagai kelas perlombaan dan Seri pertamanya terdiri dari 6 putaran. Di antaranya Build Up Open Pro, Lokal Open Pro, Build Up Open Non Pro, Lokal Non Pro 40+, Lokal Non Pro 30+, Lokal Non Pro 30, Exc A, dan Exc B.

Putaran pertama akan dilakukan di Malang, Jawa Timur (4 Maret 2015). Kemudian dilanjutkan Brebes, Jawa Tengah (11 Maret 2018), Yogyakarta, DIY (18 Maret 2018), Kediri, Jawa Timur (25 Maret 2018), Purwakarta, Jawa Barat (15 April 2018) dan terakhir di Cikarang, Jawa Barat (29 April 2018).

Setelah itu rangkaian series Kratingdaeng Supercrosser The Ultimate Dirtwar selanjutnya yaitu Powertrack dan Supercross.

Powertrack akan berlangsung di 5 kota, yaitu Palembang (6 Mei 2018), Yogyakarta (22 Juli), Semarang (5 Agustus), Tasikmalaya (19 Agustus), Jombang (2 September).

Kelas yang dilombakan antara lain, bebek modif 110 senior, bebek modif 125 senior, sport campuran senior, bebek 110 junior, bebek 125 junior, sport 4 tak open, bebek modif pemula, free for all open (non kejurnas) dan omr gordon kawasaki klx, MX2 dan MX1 open (road to MXGP 2019), MX2 novice, MX 85, MX 65, MX 50 dan MX2 junior.

Sementara Supercross berlangsung di 4 kota, yaitu Dieng (16 September 2018), Bandung (30 September), Malang (14 Oktober), dan Kediri (28 Oktober).

Kelas yang dilombakan meliputi MX2 internasional, Mx2 junior national, 85cc National, MX2 novice supporting, 65cc Supporting, 65cc novice supporting, 50cc supporting, EX pro supporting, executive supporting MX1 international.

"Nantinya melalui kesempatan ini, Kratingdaeng juga akan merekrut supercrosser (pembalap) yang berprestasi untuk dijadikan sebagai atlet Kratingdaeng. Jadi ini memang kesempatan emas untuk mereka. Pihak kratingdaeng juga akan merekrut supercross atau pembalap yg berprestasi," jelas Davin.

Kratingdaeng Supercrosser digadang menjadi event otomotif terbesar di tahun 2018. Diperkirakan bakal menyedot 2 juta penonton dan 1.000 crosser nasional maupun internasional.

Sejumlah atlet internasional juga dikabarkan sudah melakukan pendaftaran. Di antaranya datang dari Thailand, Mongolia serta yang terbanyak berasal dari Australia.

IMI tentunya menjadi bagian penting dari terselenggaranya Kratingdaeng Supercrosser. Jeffrey JP selaku Sekjen IMI mengucapkan terima kasih atas support Kratingdaeng pada olahraga yang bisa menjadi jenjang dan rangkaingan dari FIM Supercross Championship.

"Dukungan Kratingdaeng ini suatu yang surprise buat kita karena mau masuk dunia motor sport dan sangat membangun Sekali. Kita akan mencoba mengoptimalkan potensi di Indonesia dengan menggandeng berbagai stakeholder," ujar Jeffry. [Ari]


Komentar