Kenyamanan Wuling Confero S Mampu Menyaingi Kompetitor Share this
Review Mobil
Mode baca

Kenyamanan Wuling Confero S Mampu Menyaingi Kompetitor

Krisna Arie
pada 18 Oktober 2017

Foto: Wuling-Confero-S-di-Bali

DENPASAR – Wuling Motors Indonesia akhirnya memberi kesempatan kepada sejumlah jurnalis untuk mencoba perfoma dari mobil andalan mereka, Wuling Confero S di Bali.

Dari sisi tampilan, Wuling Confero S memiliki desain bonnet cukup modern dan sporty. Hal ini bisa terlihat dari paduan antara grille, bumper plus lampu projektor dan LED DRL. Dan tak lupa sepasang garis pada kap mesin yang membuat bagian tersebut menyembul dari permukaan mempertegas tampilan.

Beralih ke bagian samping, terdapat garis melintang dari depan ke belakang bak membelah bodi. Garis yang masih selaras dengan bonnet tampak memisahkan nyaris 50:50 antara kaca dan plat bodi sehingga bagian kaca terhitung cukup besar.

Dengan dimensi paling panjang di kelasnya yakni 4.530 mm, kenyamanan penumpang menjadi lebih terjamin. Saat kami mencoba di baris ketiga di awal perjalanan, suasananya terasa nyaman meski kami memiliki tinggi badan mencapai 172 cm. Boleh dikatakan, ini adalah baris ketiga paling nyaman di Low MPV.

Tak terasa puluhan kilometer perjalan di tempuh, nyaris tanpa gejala negatif saat berada di baris ketiga. Bantingan suspensi juga terasa nyaman, apalagi posisi jok tidak tepat di bawah sumbu roda belakang jadi badan tidak begitu terasa terlontar saat melewati jalan bumpy atau tidak rata.

Wuling-Confero-S-di-Bali Wuling-Confero-S-di-Bali

Sementara ketika kami mencoba duduk di baris kedua, rasa nyaman meningkat signifikan berkat konfigurasi captain seat. Apalagi sepasang kursi di baris ini memiliki pengaturan reclining serta sliding. Dan ketika kami mengatur maksimal tidak mengganggu penumpang di belakang.

Tak lupa, seluruh jok telah berlapis kulit sehingga mampu memberikan sedikit kesan mewah plus safety belt. Memang pada beberapa kesempatan kontur lumbar support jok agak sedikit mengganjal, namun masih dalam batas kewajaran. Kenyaman penumpang baris kedua dan ketiga juga ditunjang oleh ergonomika kabin sehingga mudah mengakses seluruh ruang, AC double blower yang hembusannya bisa diatur secara electric plus port USB untuk mengisi ulang gadget.

Setelah puas merasakan kenyamanan sebagai penumpang baris kedua dan ketiga, kini saatnya kami berperan sebagai pengemudi dan penumpang depan. Leganya ruang kabin kembali menjadi isu pertama plus lingkar kemudi yang bisa diatur tinggi-rendah, nyaris tanpa kesulitan berarti untuk menemukan posisi mengemudi terbaik dan tanpa mengganggu penumpang lain khususnya di baris kedua.

Saat berada di balik kemudi, pandangan mata selanjutnya bergerak menuju dashboard berikut fitur-fitur yang ada. Secara umum, desainnya user friendly, karena terbilang praktis dan tak perlu berlama untuk beradaptasi.

Wuling Confero S tipe tertinggi dilengkapi dengan headunit 8 inci touch screen yang bisa terkoneksi dengan smartphone. Sistem audio ini bisa dikontrol melalui tombol pada stir berikut pengoperasian telepon. Persis di bawahnya terdapat lingkaran pengaturan AC plus ventilasi dengan model cukup modern, sementara pada bagian atas terdapat jam analog. Tak ketinggalan terdapat pula socket 12V plus slot port USB dan HDMI.

Begitu mesin on, pandangan mata langsung tertuju pada spedometer dan layar MID dengan ragam informasi yang tidak dimiliki para kompetitornya. Seperti TPMS (Tyre Pressure Monitoring System) untuk memantau tekanan angin pada ban.

Perjalanan pun dimulai

Menurut kami respon mesin milik Wuling Confero S tergolong moderat. Dengan 1.5 liter 106.8 hp pada 5.800 rpm dengan torsi puncak 142 Nm yang hadir pada rentang putaran 3.800-4.400 rpm plus transmisi manual 5-speed memiliki karakter tepat untuk ragam kondisi jalan di Indonesia.

Perpindahan gigi dari transmisi manual Wuling Confero S tergolong smooth dengan pedal kopling yang terasa ringan. Hal ini cukup menghibur saat ruas jalan padat. Wuling Confero S memiliki setting suspensi medium yang merupakan toleransi terbaik untuk kendaraan kelas MPV. Intinya, dengan ini maka kenyamanan dapat terakomodir baik plus masih mantap untuk melakukan manuver.

Saat melewati jalan-jalan seputar Ubud plus padatnya kota Bali dan sekitarnya, Wuling Confero S dapat bermanuver dengan baik. Gejala negatif pengendaraan seperti body roll nyaris tak membuat masalah.  Malahan dengan gerak roda belakang, kami sesekali bermain untuk merasakan goyangan body bagian belakang atau mengontrol oversteer. Unjuk kerja rem cakram di 4 roda plusABS dan EBD juga tergolong baik.

Tak lupa, untuk urusan keselamatan, Wuling Confero S sudah dilengkapi dengan 2 airbag di bagian depan, sensor parkir 4 titik di belakang, 2 titik di depan dan Auto Unlock Collision yang bekerja otomatis membuka semua kunci pintu ketika terjadi tabrakan.

Fitur lain yang tak kalah menarik adalah leveling headlamp, membuka kaca jendela depan dan belakang melalui remote dari kunci dan follow mer home. Fitur ini membuat lampu depan dapat menyala selama 30 detik setelah mesin dimatikan untuk memberikan penerangan saat parkir dalam keadaan gelap.

Konklusi kami setelah melakukan ujicoba secara keseluruhan menilai Wuling Confero S memiliki keunggulan di luar ekspekatasi. Anda serta keluarga tentunya akan merasakan sensansi berkendara yang menyenangkan, dan sepertinya banyak yang tidak dimiliki oleh kompetitor di kelasnya. [Ari/Ikh]


Komentar