Kemenangan ke-500 Yamaha di MotoGP Diwarnai Terjungkalnya Rossi Share this
MotoGP
Mode baca

Kemenangan ke-500 Yamaha di MotoGP Diwarnai Terjungkalnya Rossi

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 22 Mei 2017

Foto: Kemenangan ke-500 Yamaha di MotoGP

LE MANS - Maverick Vinales tampil sebagai pemenang di MotoGP Prancis 2017 berlangsung di Sirkuit Le Mans pada Minggu (21/5) malam WIB. Ini sekaligus kado indah kemenangan ke-500 Yamaha sepanjang sejarah MotoGP. Kian spesial karena disumbang oleh seorang pembalap muda seperti Vinales.

Kondisi ini membuat Ia memimpin klasemen sementara dengan 85 poin, sementara Dani Pedrosa 68 poin dan Valentino Rossi 62 poin. The Doctor -julukan Rossi- seharusnya bisa mempertahankan puncak klasemen sementara jika Ia sedikit sabar dan tidak mengejar podium pertama di MotoGP Prancis.

Memang beberapa lap menjelang garis finish, duel antara Vinales dan Rossi akhirnya menyegarkan suasana balap yang sejak lampu hijau menyala terlihat monoton dan terkesan membosankan.

Sayang, Rossi harus tergelincir pada lap terakhir dan dipastikan tidak menyentuh garis finish. Padahal, Rossi telah memimpin dan nyaris memenangkan MotoGP Prancis yang Ia dambakan sepanjang karir balapnya. Kemenangan ke-500 Yamaha di MotoGP pun diwarnai terjungkalnya pemilik nomor balap 46 itu.

"Sungguh memalukan, karena bagi tim saya, ini adalah akhir pekan terbaik musim ini di mana saya lebih kompetitif di lintasan, juga di tempat yang basah, terutama dalam lomba," kata Rossi.

Saat sebelum crash, padahal Rossi sudah yakin menang dan meraih podium teratas. Ia pun sangat percaya diri dan merasa nyaman mengendarai motornya saat hendak kembali menyalip rekan satu timnya, Vinales.

"Sayangnya, di lap terakhir saya membuat kesalahan di tikungan 6 dan saya terjatuh, jadi Maverick bisa menyusul saya. Apa yang terjadi saat kecelakaan, kami tidak mengerti.

Insiden yang dialami Rossi dimanfaatkan oleh Vinales. Pembalap asal Spanyol itu tak terbendung untuk finis di posisi pertama. Ini menjadi kemenangan ke-500 Yamaha sepanjang sejarah MotoGP.

"Bagaimanapun, saya membuat kesalahan. Sangat memalukan untuk pulang ke rumah dengan poin nol," tutup Rossi. [Ikh]


Komentar