Jorge Lorenzo Merasa Penalti MotoGP Kurang Keras Share this
MotoGP
Mode baca

Jorge Lorenzo Merasa Penalti MotoGP Kurang Keras

Muhammad Ikhsan
oleh Muhammad Ikhsan
pada 09 Juni 2016

Foto: Jorge Lorenzo berharap Race Direction mengubah sistem penalti MotoGP.

MONTMELO - Jorge Lorenzo mendesak ada perubahan sistem penalti di MotoGP. Lorenzo masih melihat para pelanggar tidak jera setelah berulang mendapatkan hukuman. Salah satu contoh ketika motor Lorenzo dihantam oleh pembalap Ducati Andrea Iannone di seri Catalunya, akhir pekan lalu.

Lorenzo merasa menjadi 'korban' ketidaktegasan Race Direction dalam menghukum para pelanggar.

Padahal Race Direction telah mengambil tindakan tegas atas tindakan Iannone terhadap Lorenzo. Alhasil Iannone dijatuhi hukuman berupa start dari belakang pada balapan berikutnya di Assen, Belanda.

Untuk diketahui, itu adalah sanksi kedua bagi Iannone di musim ini setelah sebelumnya dihukum mundur tiga grid di Austin, Texas usai bersenggolan dengan rekan setimnya, Andrea Dovizioso di Argentina.

Beberapa bulan lalu, MotoGP merevisi aturan poin penalti. Lorenzo menilai aturan yang baru belum cukup keras untuk menghukum para pelanggar kambuhan.

"Bagi saya saat ini dengan aturan poin, itu bukan cara yang bagus," kata Lorenzo.

"[Pada 2003], [John] Hopkins melakukan kesalahan di Motegi dan diskors satu balapan. Saya membuat dua kesalahan pada 2005 [di kelas 250cc] dan diskors satu balapan."

"Dalam pertandingan sepakbola, ketika Anda membuat tekel keras, Anda akan dikartu merah dan minimal mendapatkan skors satu pertandingan. Dalam olahraga ini, Kami bertaruh nyawa, saya bisa saja mengalami patah pinggul dan tulang selangka. Jika saya seorang pembalap yang agresif seperti dulu, terkadang kita tidak sadar dengan risiko, Anda memerlukan pembicaraan yang keras. Jika Anda tidak dijatuhi penalti yang keras, Anda tidak belajar, Anda tidak berubah," ucap Lorenzo.

Pandangan itu diutarakan Lorenzo kepada Race Direction MotoGP Mike Webb, pada Minggu (12/6), sambil berharap ada perubahan sistem penalti di MotoGP ke depannya.

"Saya tidak akan naik banding (terhadap penalti Iannone) karena mereka tidak akan mengubah keputusan itu, tapi saya akan berbicara dengan Mike Webb dan saya akan mencoba untuk berbicara dengan komisi keselamatan tentang hal ini," kata pembalap asal Spanyol itu. [Ikh/Idr]


Komentar