Jokowi Pesan 50 Motor Listrik Gesits Sebelum Peluncuran Share this
Berita Motor
Mode baca

Jokowi Pesan 50 Motor Listrik Gesits Sebelum Peluncuran

Insan Akbar
pada 07 Agustus 2018

Foto: Harga Motor Listrik Gesits di Bawah Rp 20 Juta

BOGOR – Presiden Joko Widodo disebut sudah memesan 50 unit motor listrik Gesits sebelum peluncurannya dilakukan bulan depan.

Seperti diberitakan sebelumnya, PT Gesits Technologies Indo (GTI) menerangkan bahwa skutik hasil pengembangan Garansindo Group dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya ini bakal meluncur pada September 2018. Jadwal tersebut mundur sebulan dari rencana awal yaitu 17 Agustus 2018 atau bertepatan dengan perayaan kemerdekaan ke-73 Indonesia

Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir melakukan kunjungan ke pabrik perakitan Gesits di Cileungsi, Bogor, yang dimiliki oleh PT. Wijaya Karya (Wika) Konstruksi dan Industri pada akhir pekan lalu. Ia didamping antara lain oleh Harun Sjech, CEO GTI, dan Direktur Utama Wika Konstruksi dan Industri Tumiyana.

“Tujuan saya datang ke sini (kawasan industri PT. WIKA) di hari Minggu untuk melihat langsung perkembangan yang sudah dilakukan. Saya mendengar ada regulasi-regulasi yang akan menghambat proyek GESITS, ternyata semua berjalan sesuai yang kita harapkan,” tandasnya, seperti dijelaskan dalam pernyataan resmi GTI yang diterima Otospirit.com.

Nasir mengatakan Jokowi, sapaan akrab Joko Widodo, menunggu-nunggu peluncuran Gesits serta berkeinginan menjajalnya sebelum mengaspal secara resmi. Ia juga ingin memesan puluhan unit Gesits untuk digunakan para stafnya di Istana Negara.

“Presiden minta disiapkan 50 unit pertama untuk digunakan di lingkungan Istana Negara. Wah, saya pikir ini akan membebankan anggaran perusahaan. Ya, setidaknya bisa disiapkan 15 unit,” ujar Nasir.

Gesits rencananya mulai diproduksi massal pada November 2018. Kapasitas produksinya di awal adalah 50 ribu unit per tahun.

“Sebagai tahap awal kami telah memiliki fasilitas industri perakitan yang siap memproduksi 50 ribu unit. Kapasitas ini akan kami tingkatkan secara bertahap hingga mencapai 100 ribu unit per tahun,” ucap Tumiyana.

Gesits rencananya dijual dengan harga di bawah Rp 20 juta, tepatnya sekitar Rp 15 - 17 juta.

89 Persen

Harun Sjech menjelaskan bahwa tingkat komponen dalam negeri (TKDN) Gesits mencapai 89 persen. Ia mengatakan keinginan pemerintah agar TKDN Gesits 100 persen pada 2020 realistis.

“Seperti kata Menristekdikti bahwa saat ini 89 persen komponen untuk GESITS sudah mampu dibuat di dalam negeri.  Tapi bukan berarti 11 persen komponen yang saat ini masih diimpor tidak bisa kita buat sendiri. Saat ini sudah ada pihak-pihak nasional yang mampu menciptakan komponen-komponen itu. Namun untuk skala industri masih memerlukan waktu sedikitnya setahun,” janjinya. [Xan/Ari]


Komentar