Jam Tangan Kulit Sapi Ini Dijual Rp 12 Miliar Share this
Fashion
Mode baca

Jam Tangan Kulit Sapi Ini Dijual Rp 12 Miliar

Amos Arya
oleh Amos Arya
pada 01 Februari 2017

Foto: Arloji mewah 100 persen asli Swiss

RHEINFALL - H. Moser & Cie. membuat sebuah arloji Swiss Mad Watch dengan mengutamakan keunikan, keistimewaan dan kecanggihan arloji khas buatan Swiss.

Di awal 2017, H. Moser & Cie. telah memutuskan untuk tidak menggunakan label Swiss Made untuk setiap arloji barunya, namun arloji terbaru Swiss Mad Watch masih menggunakan bahan-bahan berkualitas.

Pada bagian case, menggunakan bahan dasar keju Vacherin Mont d'Or medaille d'or asli Swiss yang dikombinasikan dengan bahan itr dan disempurnakan dengan ciri khas H. Moser. Rangka berdiameter 42 mm ini telah dilindungi oleh kaca sapphire sehingga memastikan tidak akan mudah tergores.

Swiss Mad Watch juga telah menyematkan red fume dengan sunburst pattern pada desain depan. Sedangkan pada bagian belakang, dilapisi dengan kaca sapphire transparan sehingga konsumen dapat melihat bagian mesin arloji bekerja.

Arloji mewah ini sendiri menampilkan mesin in-house hand-wound mechanical HMC 327 calibre. Mesin ini memiliki frekuensi 18 ribu vph dan memiliki power reserve minimal 3 hari.

Swiss Mad Watch semakin spesial berkat menggunakan sabuk berbahan dasar kulit hewan sapi. Dengan berbagai keistimewaan tersebut, arloji ini dipastikan memiliki cita rasa khas Swiss.

"Di H. Moser & Cie., kami memproduksi arloji Swiss yang sebenarnya. Arloji-arloji ini menunjukkan tradisi dan pengalaman selama ratusan tahun. Kualitas arloji ini menjadi bukti kualitas kami tanpa harus menggunakan label 'Swiss Made'. Swiss Mad Watch adalah 100 persen murni Swiss, sedangkan model lain kami 95 persen Swiss," tutur Edouard Meylan, CEO of H. Moser & Cie.

Arloji ini telah melakukan debut di Salon International de la Haute Horlogerie (SIHH) 2017. Jam tangan mewah ini dibanderol CHF 1 juta atau setara dengan Rp 12 miliar. [Amo/Ikh]

Lebih lanjut di Otospirit
Jam Tangan Kulit Sapi Ini Dijual Rp 12 Miliar


Komentar