Jakarta Custom Culture 2017 Punya Misi Mulia Share this
Modifikasi
Mode baca

Jakarta Custom Culture 2017 Punya Misi Mulia

Denny Basudewa
pada 13 Oktober 2017

JAKARTA – Jakarta Custom Culture (JCC) 2017 punya misi majukan industri kreatif di Indonesia.

Pameran mobil dan motor hasil modifikasi bernama JCC jilid kedua akan kembali digelar pada 21–22 Oktober 2017. Event otomotif tersebut bertajuk Old School V New School sehingga pengunjung dapat melihat jajaran mobil dan motor modifikasi baik keluaran terbaru maupun lawas.

Bertempat di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, JCC 2017 ditargetkan akan merangkul semua pelaku industri custom dari berbagai aliran, dari seluruh wilayah di Tanah Air. Gelaran ini juga memiliki tujuan mulia yakni, memajukan industri kreatif lokal sehingga menjadi kebanggaan bangsa.

“Kami berangkat dari sebuah komunitas yang mempunyai misi memberikan apresiasi tinggi bagi para builder lokal. Kami juga berniat untuk memajukan industri kustom di Indonesia. Tahun ini kami mulai bergerak ke sebuah pameran,” ujar Eri Erlangga selaku pengagas Jakarta Custom Culture, di Jakarta, semalam.

Dikatakan Eri, bahwa jika pada tahun lalu event JCC kali ini lebih terbuka untuk semua pabrikan mobil maupun motor. Tidak seperti sebelumnya yang berkiblat lebih kepada Amerika dan Australia. JCC 2017 melibatkan sepedamotor sehingga membuat acara lebih menarik.

Guna memeriahkan acara, JCC 2017 menggandeng beberapa komunitas motor maupun mobil di Indonesia. Sementara Andre Palmer selaku penyelenggara JCC 2017 mengatakan, pihaknya memberikan porsi yang sama bagi builder mobil maupun motor yang hendak tampil pada pameran tersebut.

Beberapa kegiatan yang akan dilakukan adalah Old School VS New School Cars & Motorcycle, JCC Parade, JCC Awards, Indonesia Builder, Riding ‘Tebus Dosa Emisi’ Rolling Thunder, Auction, JCC People & Best Custom Car Choice Award, Art Custom Demo (pinstripping, door art, lettering) dan sebagainya.

Eri mengakui bahwa JCC 2017, memang terinspirasi dari sebuah kontes modifikasi yang sangat populer di Indonesia. Meskipun gelaran tahun ini belum ada kompetisi yang serupa, Ia mengatakan hal tersebut merupakan salah satu harapan dari diadakannya JCC.

“Bedanya kami belum ada kompetisi. Kita merasa belum memliki juri yang kompeten, untuk menilai bagus atau tidaknya sebuah kendaraan hasil modifikasi.  Ke depannya kita memang ada rencana untuk kesana,” jelas Eri. [Dew/Ikh]


Komentar