Isuzu Panther Akhirnya Berhenti Dijual 2021 Share this
Berita Mobil
Mode baca

Isuzu Panther Akhirnya Berhenti Dijual 2021

Insan Akbar
pada 13 Februari 2020

JAKARTA – Kisah Isuzu Panther di Indonesia akhirnya segera usai. Multi purpose vehicle (MPV) legendaris di Indonesia selain Toyota Kijang Innova ini akan berhenti dijual tahun depan karena regulasi standar emisi gas buang yang baru.

Panther sudah hadir di Indonesia sejak 1990-an. Terakhir kali model ini diperbarui adalah pada awal era 2000-an, meski demikian tetap ada yang membeli model yang identik dengan kesan mesin diesel irit nan tangguh ini sampai sekarang.

Harry Kamora, Chief Operating Officer PT. Astra International – Isuzu Sales Operation (AI – ISO), memastikan Panther akan setop dijual saat standar Euro 4 berlaku bagi mesin diesel mulai 2021. Tidak ada keterangan dari Harry bahwa mesin milik Panther akan dikembangkan demi menyesuaikan aturan.

“Kalau Euro 4 berlaku, maka otomatis (penjualan Panther) bakal setop karena mobil ini tidak untuk Euro 4,” ucap dia menjawab pertanyaan Otospirit.com pada Rabu (12/2/2020) di Menara Astra, Jakarta.

Sebagai informasi, standar Euro 4 untuk mesin diesel di Indonesia rencananya berlaku pada Maret 2021, sesuai Peraturan Menteri Lingkungan Hidup No.20/2017. Sementara, standar yang sama bagi mesin diesel sudah berlaku sejak Oktober 2018.

Bulan penerapannya tahun depan bisa saja mundur. Ini terjadi pada kasus standar Euro 4 bagi mesin bensin, yang mundur sebulan dari September menjadi Oktober dua tahun silam.

Pernyataan Harry mempertegas ucapan Attias Asril, General Manager Marketing PT. Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) pada pekan pertama Februari 2020. Ia menjelaskan Panther akan didiskontinyu pada 2021 dengan alasan utama ketidaksesuaian mesin dengan standar Euro 4.

IAMI merupakan pabrikan maupun agen pemegang merek Isuzu di Nusantara. AI - ISO, di sisi lain, merupakan induk dari dealer-dealer Isuzu yang dimiliki Grup Astra.

Attias menyebut tidak ada rencana mengembangkan mesin baru yang sesuai dengan itu. Pasalnya, principal Isuzu di Jepang tidak lagi melirik Panther karena multi purpose vehicle (MPV) ini hanya dijual untuk pasar Indonesia sekaligus diproduksi lokal di sini.

Menurut dia lagi, pasar global untuk kendaraan penumpang sudah beralih fokus ke sport utility vehicle (SUV). Itu pula yang akan Isuzu lakukan dan Mu-X akan mereka kedepankan di pasar Indonesia.

Lebih lanjut, Harry mengaku bahwa Panther bukan satu-satunya model diesel yang terancam oleh aturan Euro 4 tahun depan. Ada model-model lain yang tidak ia sebutkan.

“Banyak lho di Indonesia hari ini mobil (diesel) yang diproduksi dan tidak siap untuk Euro 4. Ketika diberlakukan, pasti varian atau merek tertentu akan selesai,” tukas Harry. [Xan/Ari]


Komentar