Ini Keunggulan Helm KYT Versi Pembalap Dunia Share this
MotoGP
Mode baca

Ini Keunggulan Helm KYT Versi Pembalap Dunia

Ary Dwinoviansyah
oleh Ary Dwinoviansyah
pada 22 Februari 2018

BURIRAM - Tidak hanya mendukung pembalap MotoGP, PT Tarakusuma Indah juga menggandeng tim AP Honda Thailand untuk memakai helm KYT.

Sejak 2014, KYT sudah masuk ke arena balap Grand Prix bersama Aleix Espargaro (MotoGP) dan Xavier Simeon (saat itu masih Moto2). Tahun ini KYT lebih bangga lagi karena Simeon juga bisa berkompetisi di MotoGP.

Kedua pembalap ini pun menceritakan langsung seperti apa performa helm KYT dan keunggulan yang dimilikinya. Apalagi, pihak KYT secara khusus juga menyediakan technical service mereka di ajang balap itu.

"Jadi bukan hanya pasang logo. Jadi, mereka bisa menceritakan pengalaman tentang helm yang mereka gunakan. Termasuk menjadi brand ambassador kami di MotoGP," kata Henry Tedjakusuma, Direktur PT Tarakusuma Indah yang hadir saat tes pramusim MotoGP di Buriram, Thailand.

Simeon mengaku tidak khawatir, meski model helm yang dipakainya sama dengan produksi massal. Dia juga tidak pernah melakukan permintaan khusus soal desain helm.

"Jujur saja, saya tidak pernah mengalami isu krusial dalam menggunakan helm ini. Padahal tipe yang saya gunakan (NF-R) modelnya sama dengan versi produksi massal dan dijual umum. Karena cukup nyaman menggunakannya ini, maka tak ada alasan untuk mengganti dengan yang lain. Saya hanya meminta beberapa penyesuaian saja di bagian padding (busa bagian dalam helm) agar tetap nyaman digunakan dalam segala kondisi," ujar pembalap asal Belgia itu.

Sementara Aleix Espargaro menganggap helm KYT punya keunggulan soal kedap suara. Namun, sistem sirkulasi udara adalah bagian yang digaris bawahi olehnya juga dapat bekerja dengan sangat baik. Ini membuat Aleix bisa fokus balapan dan mencapai target terbaiknya.

"Sistem sirkulasi udara di dalam helm ketika digunakan adalah hal yang paling penting. Ini untuk memberikan perasaan nyaman, kepala tidak terasa panas agar kita tetap bisa berkonsentrasi saat balapan. Semua komponen bekerja dengan baik. Bahkan, saat kondisi hujan teknologi antifog di visor memberikan perlindungan terbaik agar penglihatan sempurna," ungkap rider Spanyol.

Untuk penggunaan helm dalam semusim, Aleix membutuhkan enam sampai sembilan helm. Sedangkan Simeon hanya memerlukan lima unit helm saja.

PT Tarakusuma Indah, produsen helm KYT juga mendukung tim AP Honda Thailand

Selain untuk helm MotoGP, KYT juga memperkuat brand image mereka di Thailand. Salah satu caranya adalah dengan mendukung tim balap AP Honda Thailand. Pembalap muda di AP Honda Academy akan menggunakan KYT Thunderflash yang sudah dirilis 2017 lalu.

Helm dengan shell yang terbuat dari tri carbon composite, perpaduan aramidic (Kevlar), carbon beserta fiber glass ini akan segera disematkan ke seluruh kepala para pembalap yang bernaung di AP Honda Academy dan digunakan pada saat latihan dan juga balapan.

Henry Tedjakusuma mengungkapkan alasan mengapa KYT Thunderflash yang menjadi pilihan. Menurutnya, KYT Thunderflash memang didesain khusus dengan ukuran kepala orang Asia. Jadi, cocok digunakan oleh para pembalap AP Honda Academy. Ini dilakukan sebagai basis riset KYT dan akan menyesuaikan kembali dari segi bentuk kepala pembalap yang masih muda.

Vice President AP Honda Thailand, Alaksh Phornprapha, juga menyebutkan bahwa KYT Thunderflash memiliki bentuk yang apik, keren, serta mempunyai aerodinamika yang baik. Tak hanya itu saja, bobotnya pun sangat ringan, sekitar 1.350 ± 50 gram atau di bawah 1,5 kg dan sudah mengaplikasikan DD-Ring retention system dengan sertifikasi ECE 22.05. [Ary/Ari]


Komentar